Text
Implementasi Regulasi Klausula Baku Bagi Kurir Yang Mengalami Kerugian Pada Saat Pengiriman Dengan Metode Bayar Ditempat Untuk Barang Yang Tidak Sesuai (studi di id express)
Penelitian ini membahas “implementasi regulasi klausula baku bagi
kurir yang mengalami kerugian saat pengiriman metode bayar ditempat
untuk barang tidak sesuai (studi di ID Express)”. Metode penelitian hukum
empiris digunakan dengan tujuan memahami implementasi regulasi
klausula baku bagi kurir serta pertanggungjawaban yuridis jasa ekspedisi
atas kerugian yang dialami kurir. Pendekatan yuridis sosiologis diterapkan
untuk menilai bagaimana hukum sebagai manifestasi sosial memengaruhi
berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa implementasi regulasi klausula baku di ID Express telah sesuai
dengan Pasal 19 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Setiap
cabang, termasuk ID Express Malang, menerapkan aturan tambahan guna
mencegah kecurangan, tetapi aturan tersebut dinilai merugikan kurir.
Kewajiban mengganti barang yang tidak sesuai sebesar 10 kali ongkos
kirim atau setara harga barang memberatkan kurir dan bertentangan
dengan Pasal 18 Undang-Undang Perlindungan Konsumen mengenai
pencantuman klausula baku yang merugikan konsumen. Dalam hal
pertanggungjawaban yuridis, ID Express memberikan bantuan berupa
pengemasan ulang jika pembeli menolak membayar setelah membuka
paket. Proses retur dilakukan secara sistematis, mencakup penyimpanan
barang di gudang dan dokumentasi melalui aplikasi. Aturan ini dirancang
untuk menjaga kualitas pengiriman barang, namun tetap belum
sepenuhnya melindungi kurir dari risiko kerugian akibat kondisi pengiriman
tertentu.
Kata Kunci : Klausula Baku; Tanggung Jawab; Kerugian; Ekspedisi;
Kurir.
Tidak tersedia versi lain