CD-ROM
Pelayanan Pemerintah Kecamatan Dalam Pembuatan Kartu tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) Pada Masyarakat
Negara berkewajiban melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi hak dan
kebutuhan dasarnya dalam kerangka pelayanan publik yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Salah satu program pemerintah yang baru dikeluarkan tahun 2011
ini ialah program dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil, yang diberi nama „KTP elektronik Nasional.Berdasarkan pertimbangan tersebut diperlukan
terobosan dan inovasi guna mencari solusi. Langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,
khususnya pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil, yang semula dilaksanakan di Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil untuk pelayanan E-KTP di kecamatan.Adapun kaitannya dengan tugas
Camat yang mempunyai kewenangan untuk mengendalikan aparatur Kecamatan secara efektif dalam
pembuatan E-KTP.
Dalam penelitian ini penulis mempunyai tujuan yaitu pertama,
Untukmendiskripsidanmenganalisapelayanandalampembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik(EKTP)
padamasyarakat yang di lakukanolehpemerintahkecamatanSukun Kota Malang. Kedua,
Untukmengetahuifaktor-faktorapasaja yang mendukungdanmenghambattatacarapelayanan pembuatan Kartu
Tanda Penduduk Elektronik(E-KTP)kepadamasyarakat di Kantor KecamatanSukun Kota Malang.
Pada hakekatnya penelitian ini jenis penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif. (Sukmadinata, 2006 : 94).Lokasi penelitian di Jl. S. Supriadi Kantor Kecamatan Sukun Kota
Malang. (sugiyono, 2002 : 57). Dalam hal ini yang menjadi populasi adalah seperangkat Pemerintah
Kecamatan Sukun dalam mengupayakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. ( Arikunto, 1992, :
104). Dalam penelitian ini sampelnya adalah sebagian masyarakat dan aparatur Pemerintah Kecamatan
Sukun dalam meningkatkan pelayanan masyarakat. Metode penelitan sampel saya memakai purposive
sampling yaitu : 1 orang Camat kecamatan Sukun Kota Malang, 2 orang kepala seksi pemerintahan, 3 orang
pegawai bagian pengurusan E-KTP, Dan dari masyarakat diambil sebanyak 5 orang kepala keluarga.
penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar, katakata
disusun dalam kalimat, misalnya kalimat hasil wawancara antara peneliti dan informan. Penelitian
kualitatif bertolak dari filsafat konstruktivisme yang berasumsi bahwa kenyataan itu berdimensi jamak,
interaktif dan suatu pertukaran pengalaman sosial yang diinterpretasikan oleh individu-individu. Penelitian
kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut perspektif partisipan. Partisipan
adalah orang-orang yang diajak berwawancara, diobservasi, diminta memberikan data, pendapat, dan
pemikiran. Dalam pemperoleh data ini penulis penulis menggunakan wawancara, observasi, dan
dokumentasi untuk mendapatkan jawaban dari permasalahan yang penulis
Tidak tersedia versi lain