CD-ROM
Penilaian kinerja keuangan dengan menggunakan konsep EVA(Economic Value Added) pada perusahaan telekomunikasi(PT.Telkom dan PT.Indosat) yang Go Public di BEJ (CD)
Di dalam era globalisasi ini dunia usaha perubahan-perubahan dalam berbagai segi kehidupan berlangsung begitu cepat. Tuntutan perubahan tersebut menyebabkan perusahaan harus dapat memantapkan operasinya untuk dapat terus bertahan dan bersaing dalam situasi pasar yang global. Perusahaan yang mampu menerapkan kinerja usaha secara efektif dan efisien saja yang akan mampu bersaing dan bertahan. Untuk itu berbagai model perhitungan untuk menilai kondisi keuangan perusahaan telah dilakukan untuk dapat menyajikan laporan keuanganperusahaan yang bermanfaat bagi kepentingan kreditur dan investor. Salah satu metode yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan menggunakan metode Economic Value Added (EVA). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk penilaian kinerja keuangan pada PT. Telkom dan PT. Indosat tahun 2002 – 2006, dengan menggunakan Economic Value Added (EVA) dan mengetahui perkembangan kinerja keuangan perusahaan.
EVA (Economic Value Added) Adalah suatu konsep untuk menilai kinerja keuangan perusahaan yang dengan adil mempertimbangkan harapan setiap penyedia dana (kreditur dan pemegang saham) yang derajat keadilannya dinyatakan dengan ukuran tertimbang (weighted) dari struktur modal yang ada. EVA diukur dengan menghitung laba operasi setelah pajak dikurangi dengan biaya modal rata-rata tertimbang dikalikan dengan jumlah modal yang dimiliki. Penerapan konsep EVA dalam suatu perusahaan lebih memfokuskan perhatian pada penciptaan nilai perusahaan, hal inilah yang merupakan keunggulan EVA dibandingkan metode perhitungan yang lain.
Berdasarkan hasil penelitian dengan penerapan konsep EVA untuk menilai kinerja keuangan perusahaan PT. Telekomunikasi (Telkom) selama tahun 2002 sampai dengan 2006 mempunyai EVA yang positif, yang artinya telah terjadi penambahan nilai ekonomis didalam perusahaan, Keadaan ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil menciptakan nilai (create value) bagi pemilik modal dan menandakan kinerja keuangan perusahaan telah berjalan dengan baik, sedangkan untuk PT. Indosat pada tahun 2004 dan tahun 2006 mempunyai nilai EVA yang negatif, artinya dalam perusahaan tidak terjadi nilai tambah ekonomis karena laba yang tersedia tidak dapat memenuhi harapan penyedia dana terutama pemegang saham dan hal ini menunjukkan kinerja keuangan perusahaan belum berjalan dengan baik. Namun pada tahun 2002, 2003 dan 2005 PT. Indosat memiliki nilai EVA yang positif, yang artinya telah terjadi penambahan nilai ekonomis kedalam perusahaan, Keadaan ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil menciptakan nilai (create value) bagi pemilik modal dan menandakan kinerja keuangan perusahaan yang baik.
Tidak tersedia versi lain