CD-ROM
Analisis pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PAD tahun 1996-2005 di kabupaten Sikka (CD)
Era otonomi daerah berlaku sejak dikeluarkannya Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 menghendaki daerah untuk berkreasi dalam mencari sumber penerimaan yang dapat membiayai pengeluaran pemerintah daerah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan. Dari berbagai alternatif penerimaan daerah, Undang-Undang tentang pemerintahan daerah dan perimbangan keuangan pusat dan daerah menetapkan pajak dan retribusi daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari dalam daerah itu sendiri. Kabupaten Sikka merupakan salah satu daerah di wilayah propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempunyai potensi besar dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan, maka peneliti ingin meneliti tentang Pendapatan Asli Daerah khususnya pajak dan retribusi daerah. Adapun tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui perkembangan PAD di Kabupaten Sikka tahun 1996-2005 dan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PAD di Kabupaten Sikka tahu 1996-2005.
Dalam penelitian ini teknik analisis data yang dipakai adalah teknik analisis deskriptif dan teknik analisis regresi linear berganda. Teknik analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui perkembangan PAD di Kabupaten Sikka periode tahun 1996-2005. Analisis regresi linear berganda di gunakan untuk mengetahui pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap PAD. Sedangkan untuk uji statistik digunakan uji F dan uji t dimana uji F adalah uji keberartian koofisien secara keseluruhan dan uji t adalah untuk menguji keberartian hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat.
Penerimaan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sikka mengalami fluktuasi dimana terjadi kenaikan dan penurunan penerimaan Pendapatan Asli Daerah selama periode tahun 1996-2005.Total penerimaan Pendapatan Asli Daerah periode tahun 1996-2005 mencapai Rp.42.971.724.398,98 dari target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.50.060.677.431,49 sedangkan rata-rata pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah 30,605% pertahun. Penerimaan dari sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah juga mengalami fluktuasi atau terjadi kenaikan dan penurunan penerimaan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah periode tahu 1996-2005. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah artinya bahwa peningkatan penrimaan pajak daerah dan retribusi daerah akan menyebabkan peningkatan pada penerimaan Pendapatan Asli Daerah.
Tidak tersedia versi lain