Pada penelitian ini digunakan agregat pecah batu Marmer Kuning yang diperoleh dari Tulung Agung, sedangkan aspal yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70 dari Pertamina. Sebelum dipergunakan sebagai bahan perkerasan, agregat diuji terlebih dahulu terhadap kandungan organik, kadar air, absorbsi, kelekatan aspal, dan berat jenis. Hasil uji disesuaikan dengan persyaratan Bina Marga No.13/PT/B/1…