Keberadaan suporter atau pendukung merupakan salah satu pilar penting yang wajib ada dalam suatu pertandingan sepakbola agar suasana tidak terasa hambar dan tanpa makna. Kehadiran supporter dalam mendukung negaranya masing-masing sangat terasa efeknya dalam mengobarkan semangat bertanding dalam diri para pemain. Lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para supporter mungkin sama efeknya dengan energi y…
Kemacetan disebabkan karena kinerja jalan kurang maksimal sehingga perlu ada kajian tentang manajemen lalu lintas yang memadai untuk mengatasi masalah transportasi. Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur. Pada pertigaan ruas jalan raya Gajayana ke arah jalan Simpang Gajayana rawan terjadi kemacetan yang ditimbulkan banyak kendaraan bermotor dan kendaraan tak bermotor yang keluar mas…
Pada saat ini kondisi lalu lintas merupakan sesuatu yang paling banyak mendapat perhatian karena semakin banyaknya kendaraan yang berlalu lintas yang dapat menimbulkan kemacetan di jalan raya utamanya yang sering terjadi di persimpangan-persimpangan jalan.Persimpangan adalah indikasi kritis dari suatu jaringan jalan raya karena merupakan tempat bertemunya dua atau lebih jalan yang bersilangan d…
Specially technology advance in electronic sector develop experinced it was quick, it is can be dispered look when user added amount or consumen inovated at technologi is used not existing, so demanded result to develop phase more long. Like at technologi which is having massive at traffic light. Conventional traffic light just on lamp line which is arranging without other add instruction that …
KANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS BERDASARKAN HAMBATAN SAMPING DI KOTA MALANG (STUDY KASUS JALAN SERSAN HARUN MALANG) Nama : Heriyanto / 06410004 Dosen Pembimbing : Ir. Achmad Fadillah, MT Ir. Trijogo SN Kemacetan disebabkan karena kinerja jalan kurang maksimal sehingga perlu ada kajian tentang manajemen lalu lintas yang memadai untuk mengatasi masalah transportasi. Malang merupaka…
Bibliography: p. Index: p. 991-998.
Bibliography: p. Index: p. 509-514.