Text
Peranan Kepolisian Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Penyerobotan Tanah (Studi Di Polres Kota Batu)
Penelitian ini berjudul “Peranan Kepolisian dalam Penanggulangan
Tindak Pidana Penyerobotan Tanah (Studi di Polres Kota Batu)”.
Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari adanya persoalan
penguasaan tanah yang dapat berkembang menjadi tindak pidana
penyerobotan tanah serta perlunya peranan Kepolisian dalam melakukan
pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peranan Kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana
penyerobotan tanah di wilayah hukum Polres Kota Batu dan mengetahui
kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan
jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data
diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi di Polres
Kota Batu, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peranan Kepolisian telah dilaksanakan melalui upaya
non-penal dan penal. Upaya non-penal dilakukan melalui sosialisasi,
penyuluhan hukum, pendekatan kepada masyarakat, dan mediasi. Upaya
penal dilakukan melalui penerimaan laporan atau pengaduan, penyelidikan,
pemeriksaan dokumen dan alat bukti, gelar perkara, penyidikan, penerapan
ketentuan pidana sesuai dengan perbuatan yang ditemukan, serta
penyelesaian melalui Restorative Justice pada tahap penyelidikan dan
penyidikan apabila memenuhi persyaratan. Pelaksanaan tersebut telah
berjalan, tetapi belum optimal karena masih ditemukan kendala berupa
saksi yang sulit dihubungi atau telah meninggal dunia, dokumen pertanahan
yang tumpang tindih, keterbatasan alat bukti, serta kesulitan membedakan
sengketa pertanahan dengan tindak pidana. Untuk mengatasi kendala
tersebut, Kepolisian melakukan pendalaman alat bukti, penelusuran
dokumen, koordinasi dengan BPN dan pemerintah desa, serta pengecekan
warkah.
Kata Kunci: Peranan Kepolisian, Penanggulangan, Tindak Pidana,
Penyerobotan Tanah, Polres Kota Batu.
Tidak tersedia versi lain