Text
Model Pendidikan dalam Mengatasi Problematika Masa Kini dan Akan Datang pada Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet
Sampai saat ini, pada umumnya masyarakat menerima begitu saja sifat dan perilaku generasi milenial apa adanya. Misalkan, dalam memberikan layanan pendidikan, kita mencoba untuk mengakomodasi sikap generasi milenial yang ingin bebas, serba instan dan cenderung bermain gadget daripada membaca.
Saya berpikir justru sebaliknya, tidak bisa kita pada posisi take it for granted. Namun, jangan biarkan anak-didik generasi milenial kita terbawa arus liberalisasi (kebebasan) ala Barat yang tidak sesuai dengan falsafah hidup dan akidah kita, sehingga mereka pada akhirnya terjebak dalam kesesatan. Perlu kiranya diingat bahwa para pendiidk tidka hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan semata, tetapi berfungsi sebagai patron yang memberikan contoh, emmbimbing, dan mengukir peserta didik menjadi berwatak mulia.
Oleh karena itu, dengan peraturan formal maupun non-formal, para pendidik harus mampu membangun rambu-rambu ajaran agama, etika, norma, adab dan nilai-nilai luhur bangsa yang membimbing peserta sebagaimana kita cita-citakan, bukan kita yang harus menyesuaikan dengan semua kehendak mereka, para generasi milenial.
Tidak tersedia versi lain