e-Library UNMER Malang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Disertai Mutilasi (Studi Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Malang Kota)

Waluyo, Virgo Vanis - Nama Orang;

Tindak pidana pembunuhan disertai mutilasi merupakan kejahatan serius
yang tidak hanya menghilangkan nyawa seseorang, tetapi juga
bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam hukum pidana
Indonesia, perbuatan mutilasi belum diatur secara khusus, sehingga
penegakan hukumnya masih merujuk pada ketentuan umum dalam Kitab
Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana
pembunuhan disertai mutilasi serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi
Polresta Malang Kota dalam menangani kasus tersebut. Metode penelitian
yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan
yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparat
kepolisian Polresta Malang Kota dan studi kepustakaan terhadap peraturan
perundang-undangan serta literatur hukum terkait, kemudian dianalisis
secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan
hukum telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan penyelidikan
dan penyidikan sesuai ketentuan KUHAP dan Perkapolri Nomor 6 Tahun
2019. Peningkatan status perkara dilakukan setelah terpenuhinya minimal
dua alat bukti yang sah sebagaimana dimaknai dalam Putusan Mahkamah
Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014. Penyidik menerapkan Pasal 351 ayat
(3), Pasal 338, dan/atau Pasal 340 KUHP serta Pasal 181 KUHP. Kendala
yang dihadapi meliputi laporan awal orang hilang, tidak segera
ditemukannya jasad korban, minimnya saksi, serta keterbatasan alat bukti
pada tahap awal. Meskipun demikian, proses penegakan hukum tetap
berjalan sesuai prinsip due process of law hingga tahap penuntutan dan
pemidanaan.
Kata kunci: penegakan hukum, pembunuhan, mutilasi, hukum pidana,
Polresta Malang Kota.


Ketersediaan
#
Fak Hukum (L. 2 R. Perpus) 070 PDN2026 WAL p
10260070PN
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
070 PDN2026 WAL p
Penerbit
Malang : Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
070 PDN2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Library UNMER Malang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Merdeka Malang memiliki berbagai jenis koleksi, antara lain: Fiksi, Ilmu Pengetahuan, Jurnal, Prosiding, Hasil Seminar, Kamus, Ensiklopedia, dll. Dari koleksi cetak sampai koleksi digital seperti CD-ROM, CD, VCD dan DVD. Perpustakaan Unmer juga mengumpulkan publikasi harian serials seperti surat kabar dan juga serial bulanan seperti majalah.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

Statistik Pengunjung :

Hari ini :

1 Minggu Terakhir :

1 Bulan Terakhir :

Semua :


© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?