Text
Peranan Penyidik Bea dan Cukai Dalam Penanggulangan Rokok Tanpa Cukai (Studi di Kantor Bea dan Cukai Malang)
Penelitian ini membahas peranan Penyidik Bea dan Cukai dalam penanggulangan tindak pidana peredaran rokok tanpa cukai di wilayah hukum Bea dan Cukai Malang serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data diperoleh melalui studi dokumen, wawancara dengan penyidik, dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyidik Bea dan Cukai Malang memiliki peranan strategis melalui dua tahap utama, yaitu penyelidikan dan penyidikan, termasuk pengumpulan informasi, pemeriksaan saksi, penyitaan rokok tanpa pita cukai, serta penyusunan berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Malang. Meski demikian, efektivitas peranan penyidik belum optimal, terlihat dari peningkatan jumlah rokok tanpa cukai yang disita dalam tiga tahun terakhir. Kendala utama meliputi luasnya wilayah pengawasan yang mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, keterbatasan jumlah penyidik, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap ketentuan cukai. Penelitian ini menyarankan langkah strategis berupa optimalisasi pengawasan berbasis teknologi informasi, peningkatan kapasitas dan jumlah penyidik, serta sosialisasi hukum dan edukasi publik secara berkelanjutan. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan efektivitas penanggulangan rokok tanpa cukai dapat meningkat, penegakan hukum diperkuat, dan penerimaan negara terjaga.
Kata Kunci: Penyidik Bea dan Cukai, Rokok Tanpa Cukai, Penanggulangan Tindak Pidana.
Tidak tersedia versi lain