e-Library UNMER Malang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Persoalan Hilangnya Kewarganegaraan Warga Negara Indonesia (Wni) Yang Terlibat Kelompok Teroris Asing (Tinjauan Hukum Konstitusi Indonesia)

Nurkhasanah, Siska - Nama Orang;

Eskalasi partisipasi Warga Negara Indonesia (WNI) dalam jaringan Foreign Terrorist Fighters (FTF) memicu problematika yuridis krusial, khususnya yang berkaitan dengan status kewarganegaraan di tengah upaya menjaga stabilitas keamanan negara. Penelitian ini difokuskan untuk membedah konstruksi hukum nasional perihal sanksi kehilangan kewarganegaraan bagi pelaku teror, serta menguji keselarasan kebijakan tersebut dengan prinsip negara hukum dan standar perlindungan hak asasi manusia. Metode yang diterapkan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Temuan studi mengindikasikan adanya kekaburan norma (vague norm) pada Pasal 23 huruf (d) dan (f) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006. Frasa "negara asing" dan "dinas tentara asing" dinilai tidak relevan jika diterapkan pada kelompok teroris yang secara hukum berstatus sebagai aktor non-negara (non-state actor). Upaya memperluas tafsir pasal tersebut dikategorikan sebagai penerapan analogi yang dilarang dalam ranah hukum administrasi sanksi. Lebih lanjut, mekanisme gugurnya kewarganegaraan secara otomatis (ipso jure) terbukti mencederai amanat Pasal 28D ayat (4) UUD NRI 1945 dan melanggar asas due process of law, serta berpotensi memicu kondisi tanpa kewarganegaraan (statelessness) yang berdampak pada kematian perdata. Konklusi dari riset ini menyarankan agar penanggulangan Foreign Terrorist Fighters (FTF) tidak menggunakan pendekatan administratif, melainkan melalui mekanisme sistem peradilan pidana dan program deradikalisasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018, demi menjamin keseimbangan antara kedaulatan negara dan hak konstitusional warga.
Kata Kunci: Hilangnya Kewarganegaraan, Foreign Terrorist Fighters (FTF), Non-State Actor, Hak Asasi Manusia, Deradikalisasi.


Ketersediaan
#
Fak Hukum (L.2 R.Perpus) 010 HTN2026 NUR p
10260010HN
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
010 HTN2026 NUR p
Penerbit
Malang : Fakulas Hukum Universitas Merdeka Malang., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
010 HTN2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

e-Library UNMER Malang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Universitas Merdeka Malang memiliki berbagai jenis koleksi, antara lain: Fiksi, Ilmu Pengetahuan, Jurnal, Prosiding, Hasil Seminar, Kamus, Ensiklopedia, dll. Dari koleksi cetak sampai koleksi digital seperti CD-ROM, CD, VCD dan DVD. Perpustakaan Unmer juga mengumpulkan publikasi harian serials seperti surat kabar dan juga serial bulanan seperti majalah.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

Statistik Pengunjung :

Hari ini :

1 Minggu Terakhir :

1 Bulan Terakhir :

Semua :


© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?