CD-ROM
Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada BPPKAD Provinsi Nusa Tenggara Timur (CD + Cetak)
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Keuangan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2014-2016 dan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Belanja Daerah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2014-2016.
Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara peninjauan langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians Pendapatan Daerah dilakukan dengan cara menghitung selisih antara realisasi pendapatan dengan anggaran pendapatan. Analisis rasio keuangan pendapatan daerah dihitung dengan cara membandingkan antara pendapatan asli daerah dengan total pendapatan daerah. Rasio ketergantungan keuangan daerah dihitung dengan cara membandingkan antara pendapatan transfer dengan total pendapatan daerah.
Hasil Penelitian Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD (1) .Berdasarkan analisis Varians jika ditinjau dari tahun 2014-2016 realisasi belanja tidak melebihi anggaran belanja.Kinerja Keuangan BPPKAD Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat dikatakan baik dengan rata-rata realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar 94,74%, realisasi tertinggi pada tahun 2016 sebesar 97,03%, dan realisasi erendah pada tahun2014 sebesar 97,74%. Berdasarkan Derajad Desentralisasi BPPKAD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari tahun 2014-2016 mengalami penurunan, dengan rata-rata desentralisasi sebesar 26,56%, desentralisasi terendah terjadi pada tahun 2016 sebesar 25, 68%. Dengam demikian pemerintah daerah mampu menyelenggarakan desentralisasi. Berdasarkan Analisis RasioKetergantungan Keunagan Daerah dapa dikatakan meningka, bahwa tingka ketergantungan pada ahun 2014 sebesar 46,02%, pada tahun 2915 sebesar 44,09%, pada tahun 2106 73,27%. Hal ini juga Kinerja Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah mulai membaik, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih mengoptimalkan serta menggali potensi- potensi yang ada.
Tidak tersedia versi lain