CD-ROM
Pengunaan Abu Sekam Padi Sebagai Filler Pada Campiran Aspal Beton (AC-WC)Pada Jalan Raya (CD + Cetak )
Jalan adalah prasarana transportasi darat yang kebutuhannya di Indonesia terus mengalami peningkatan, seiring meningkatnya jumlah kendaraan. Konstruksi jalan akan menerima beban lalu lintas. Dengan perkerasan jalan diharapkan konstruksi jalan mampu menerima beban dari pengguna lalu lintas. Lapis aspal beton (AC-WC) merupakan suatu konstruksi perkerasan jalan yang mencampurkan aspal, agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (filler).
Keberadaan sekam padi yang melimpah belum dimanfaatkan dengan baik. Berbagai penelitian dengan menambahkan bahan tambah untuk meningkatkan nilai stabilitas dan flow telah banyak dilakukan, salah satunya dengan menambahkan abu sekam dalam campuran aspal beton.
Penelitian ini mengunakan metode Marshall dengan meninjau pengaruh abu sekam terhadap nilai stabilitas, kelelehan (flow), VFWA (Voids Filled with Asphalt), VIM (Voids In The Mix), dan VMA (Void In The Mineral Aggregate). Kadar abu sekam yang digunakan bervariasi antara 4 % dengan mengunakan kadar aspal 5,3 %. Berdasarkan hasil pengujian, campuran abu sekam padi sebagai filler nilai Stabilitas uji Marshall diperoleh (100%-100%) sebesar 2364,1944 kg, (75%-25%) sebesar 2155,679 kg, (50%-50) sebesar 2143,413 kg, (25%-75%) sebesar 2139,546 kg. Dan Nilai kelelehan (Flow) (100%-100%) sebesar 2,54 mm, (75%-25%) sebesar 2,25 mm, (50%-50) sebesar 2,23 mm, (25%-75%) sebesar 2,13 mm. Pada kadar aspal 5,3% memenuhi persyaratan spesifikasi teknik 2010.
Kata kunci : Filler, Abu Sekam Padi, Aspal Beton (AC-WC) Stabilitas, Kelelehan (Flow), VIM, VFWA, VMA.
Tidak tersedia versi lain