CD-ROM
Representasi Sensualitas Perempuan dalam Iklan TV Tim Tam Crush (CD + Cetak)
Daya tarik seks atau sensualitas (utamanya fitur tubuh perempuan) telah menjadi salah satu strategi
yang ampuh dalam mengkomunikasikan suatu produk karena menurut M Suyanto daya tarik sensualitas
dapat memberikan stopping power yang dapat digunakan untuk menarik atau memukau perhatian dari
audience dengan baik. Dari sekian banyak media, televisi dipandang cukup representatif, karena mampu
menciptakan imajinasi sekaligus ketertarikan dalam waktu yang hampir bersamaan. Hal ini tak lepas dari
karakteristik televisi yang mampu menyajikan pesan secara audio visual. Yang mana sajian televisi yang
berupa audio visual itulah yang memberikan efek lebih menarik dibandingkan media konvensional lainnya.
Kepentingan komersial tersebut memungkinkan perempuan ‘dimanfaatkan’ sebagai sarana untuk mengejar
keuntungan dalam meraih pangsa pasar besar. Dalam iklan snack TimTam Crush versi jadi lupa segalanya
ini sangat ditonjolkan bagaimana tubuh wanita menjadi konsumsi publik dan menjadi daya tarik tersendiri
terhadap kaum pria. Model utama dalam iklan tersebut melakukan gerakan gerakan yang tergolong sensual,
ditambah lagi dengan angle kamera yang di setting memang untuk menguatkan nuansa sensual di dalam
iklan tersebut Semua model perempuan dalam iklan tersebut menggunakan pakaian yang kurang sopan jika
melihat adat dan budaya yang ada di Indonesia. Dalam pandangan kritis, iklan tersebut dimaknai sebagai
bentuk ekspolitasi terhadap perempuan. Tubuh perempuan pada saat ini telah dikonstruksi bukan dari peran
peran perempuan yang menjadi subjek, tetapi justru malah dijadikan obejek objek fantasy untuk menarik
pembeli khususnya kaum laki laki dan menjadi konsumsi publik dalam kepentingan pasar. Hal ini
disebabkan karena bertumbuhnya dan mengakarnya budaya patriarki yang ada di dalam tatanan
masyarakat,ditambah lagi dengan kapitalisme yang semakin menjamur membuat hal tersebut semakin kuat
dan banyak dari pengiklan yang mengiklankan produknya menggunakan daya tarik sensualitas.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bagaimana representasi sensualitas perempuan dalam
iklan Televisi TimTam Crush versi “Jadi lupa segalanya” dan mengungkap makna yang terkandung dibalik
iklan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kritis.
Data yang dipakai berupa video dan dibagi menjadi potongan- potongan scene. Scene tersebut
kemudian di analisis menggunakan teori semiotika (Charles Sander Pierce)
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, pada iklan televisi TimTam Crush versi "jadi
lupa segalanya" sebagai iklan televisi yang memuat konten iklan yang menggunakan daya tarik sensualitas.
Iklan tersebut memang sengaja untuk menggunakan daya tarik sensualitas dalam menyampaikan iklan yang
digunakan untuk mempromosikan produk tersebut Penelitian ini mengungkapkan sisi sensualitas
perempuan dalam iklan snack TimTam Crush versi “Jadi Lupa Segalanya” menunjukan bahwa tubuh
perempuan pada saat ini sudah menjadi konsumsi publik. Dengan para pemeran perempuan yang
menggunakan busana- busana seksi, dan terdapat adegan perempuan yang melakukan adegan yang sensual
Tidak tersedia versi lain