Text
Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap price earning ratio(PER) (studinkasus perusahaan industri consumer good yang terdaftar di BEI) (CD + Cetak)
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi “Karyawan” Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang dan juga bertujuan untuk mengetahui perkembangan kinerja keuangan pada koperasi tersebut. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu berupa laporan keuangan Koperasi Karyawan dari tahun 2013-2015. Sumber data yang diperoleh yaitu berasal dari Koperasi Karyawan yang berupa data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penilitian ini adalah dokumentasi, yaitu salah satu metode pengumpulan data dengan cara melakukan analisis terhadap semua catatan dan dokumen yang dimiliki yaitu laporan keuangan.
Penilaian kinerja keuangan dilakukan dengan menghitung rasio-rasio keuangan berdasarkan keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah No. 35.3/ Per/ M.KUKM/ X/ 2007 setelahnya dilakukan analisis Trend. Rasio-rasio yang digunakan yaitu Rasio Modal Sendiri terhadap Total Modal, Rasio Efisiensi, Rasio Aktiva Tetap terhadap Total Aset, Likuiditas, Rentabilitas Asset, Rentabilitas Modal Sendiri dan Rasio Kemandirian Operasional Pelayanan. Analisis trend digunakan untuk melihat perkembangan rasio-rasio keuangan koperasi dalam beberapa tahun. Analisis ini digunakan untuk mengetahui perkembangan atau kecenderungan yang terjadi dari masing-masing rasio selama periode analisis.
Dari hasil penelitian yang ada menunjukkan kondisi kinerja keuangan koperasi karyawan yayasan perguruan tinggi merdeka malang berdasarkan Rasio keuangan secara keseluruan dapat dikatakan dalam kondisi baik. Mulai dari Rasio Modal Sendiri terhadap Total Modal; Rasio Efesiensi; Rasio Aktifa Tetap Terhadap Total Aset; Likuiditas; dan juga Kemandirian Operasional Pelayanan, dalam kondisi baik (sehat/tinggi/efisien). Sementara untuk Rentabilitas Aset dan Rentabilitas Modal Sendiri memang belum bisa dikatakan baik (sehat/tinggi/efisien) dikarekan nilai yang dihasilkan tidak bisa melebihi batas minimal, akan tetapi tetap terjadi peningkatan secara berkala. Sedangkan untuk hasil penelitian yang menggunakan analisis trend dapat disimpulkan bahwa secara keseluruan dapat dikatanya mengalami peningkatan seperti trend Rasio Modal Sendiri terhadap Total Modal; trend Rasio Aktifa Tetap Terhadap Total Aset; trend Rentabilitas Aset; trend Rentabilitas Modal Sendiri; serta Kemandirian Operasional Pelayanan. Untuk trend Rasio Efesiensi memang mengalami penuruanan dari tahun ke tahun. Akan tetapi penuruanan tersebut dianggap baik karena menunjukkan keefisienan suatu kinerja keuangan yang meningkat. Sedangkan untuk trend rasio Likuiditas terjadi penurunan dikarenakan jumlah kewajiban lancaranya meningkat setiap tahunnya.
Tidak tersedia versi lain