CD-ROM
Pengaruh motivasi internal dan motivasi eksternal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT.BPR Kawan Batu Malang (CD + Cetak)
PT. BPR Kawan merupakan salah satu bank di Kota Batu, yang bergerak dibidang Bank Pekreditan Rakyat. PT.BPR Kawan seperti yang diketahui belum mendapat perhatian dari konsumen seperti bank konvensional lain yang sudah lebih maju. Dapat diketahui dari jumlah nasabah yang tidak sebanyak bank lain, dana yang dihimpun, kredit yang disalurkan, dan lain-lain. Salah satu faktor yang mungkin menyebabkan PT.BPR Kawan kurang kompetitif adalah SDM yang dimiliki PT.BPR Kawan kualitas dan kinerjanya tidak sama dengan bank lain. SDM yang berkualitas adalah yang bekerja sesuai dengan standar-standar yang ditentukan oleh perusahaan dan mampu menghasilkan kerja sesuai bahkan lebih dari apa yang diharapkan oleh perusahaan. Manajer harus konsisten dan adil dalam menerapkan kedua jenis motivasi terse but, dimana di masa depan perkembangan industri perbankan yang semakin pesat melihat kondisi demikian bank dituntut untuk memiliki tenaga-tenaga yang profesional, organisasi yang baik, sarana yang memadai maupun usaha pemasaran yang tepat, karena bank tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat, akan tetapi bank juga sebagai lembaga yang menyalurkan dana kepada masyarakat melalui kredit. Tujuan Penelitian :Untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja yang terdiri dari motivasi internal dan eksternal mempunyai pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT.BPR Kawan. Untuk mengetahui variabel apa yang berpengaruh dominan terhadap kepuasan kerja karyawan PT.BPR Kawan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan Metode Deskriptif Kuantitatif, merupakan metode untuk membuat suatu klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial dengan cara menggambarkan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti.
Motivasi kerja yang terdiri dari motivasi internal dan eksternal mempunyai pengaruh dalam mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, dimana motivasi kerja karyawan diperoleh melalui pekerjaan yang menetap untuk memperoleh sesuatu, karyawan melakukan pekerjaan, karyawan mempunyai keinginan dihormati dalam melakukan pekerjaan, adanya hubungan harmonis. Sarana dan prasarana yang memadai, gaji yang mencukupi, mendapat tunjangan dalam bekerja, karyawan dapat mempunyai jabatan. Motivasi kerja diperlukan dalam meningkatkan kepuasan yang terdiri dari motivasi internal dan eksternal. Motivasi Internal adalah variabel independen yang paling dominan berpengaruh terhadap variabel dependen kepuasan kerja
Tidak tersedia versi lain