CD-ROM
Penerapan statiscal process control pada pengendalian rendemen tebu BL wilayah timur di PG.Krebet baru (CD + Cetak)
PG. KrebetBarumerupakanperusahaan yang berbentukperseroan (Persero) dengan sistem management lini (garis) denganwewenangmengalirdariatasankepadabawahandantanggungjawabmengalirdaribawahankepadaatasan, PG. Krebetbaruini di pimpinolehGeneral Manager yang bertugasmenjaminkelancaranoperasiperusahaandanbertanggungjawabkepadadireksi. Adapun lokasi pabriknyaterletak di desaKrebetKecamatanBululawangKabupaten Malang.PG. KrebetBarumenghasilkanprodukutama, yaitu :gula Kristal putihSHS(SuperHighSugar)denganbahanbakuutamatebu.
Dari hasil pengamatan dan interview Bahan baku utama yang tidak terkontrol sejak awal dalam hal ini tebu akan menyebabkan rendemen turun saat musim tebang dan kualitas gula yang diproduksi oleh PG. KrebetBaru berkualitas rendah yang akan menyebabkan harga jual menjadi menurun dan daya saing dipasaran juga ikut menurun, untuk itu diperlukan suatu pengontrolan kualitas pada proses pengolahan bahan baku utama (tebu). Berdasarkan uraian diatas peneliti mencoba untuk menerapkan pengendalian statistik menggunakan metode SPC
Beberapa tool atau piranti perbaikan kualitas yang digunakan untuk menganalisis permasalahan diatas adalah check sheet, peta X ̅ dan R ̅, brainstorming, fish bone diagram, diagram pareto, dan scatter diagram.Semua piranti ini sangat bermanfaat untuk membantu mengetahui apakah proses pengendalian rendemen tebu BL wilayah timur masih berada dalam batas kendali kualitas, dan mementukan faktor dan masalah apa yang paling dominan terhadap kualitas rendemen tebu BL.
Dari analisis menggunakan Stastical Process Control (SPC) dengan menggunakan enam alat pengendalian kualitas dapat diketahui bahwa proses pengendalian rendemen tebu BL wilayah timur masih berada dalam batas kendali kualitas dan diketahui faktor utama yang paling dominan mempengaruhi kualitas rendemen tebu BL adalah pH tanah, dari perhitungan korelasi scatter diagram didapatkan hasil korelasi r = 0,99 hal ini menunjukkan korelasi yang positif kuat, dimana variabel Y akan naik jika variabel X naik, jadi bila variabel X dikendalikan maka variabel Y juga terkendali, dengan kata lain rendemen tebu BL akan naik atau terkendali jika pH tanah dikendalikan dengan baik dalam hal ini diolah sesuai dengan prosedur, tebu BL wilayah timur akan menghasilkan rendemen yang tinggi bila pH tanahnya berada di kisaran 5 – 7 karena jika pH tanah lebih atau kurang dari angka tersebut prosentase rendemennya akan rendah.
Kata Kunci :Bahan Baku Utama (Tebu), Stastistical Proces Control, check sheet, peta X ̅ dan R ̅, brainstorming, fish bone diagram, diagram pareto, dan scatter diagram.
Tidak tersedia versi lain