CD-ROM
Pengaruh faktor-faktor kualitas pelayanan jasa terhadap tingkat hunian kamar hotel (studi kasus tamu hotel setia budi Malang) (CD)
Perkembangan dan peningkatan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perhotelan dari tahun ke tahun semakin menjadi perhatian masyarakat dunia usaha. Hal ini dapat dilihat dari ketatnya persaingan kualitas pelayanan di antaranya : bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jamian, dan empati. Kualitas pelayanan jasa yang diberikan merupakan sasaran utama dari semua taktik dan strategi pemasaran untuk mempengaruhi perilaku konsumen, karena sasaran utama adalah perubahan perilaku, untuk itu perlu perencanaan strategi dimulai dengan memahami perilaku konsumen tentang apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dalam kondisi persaingan yang ketat tersebut, hal utama yang harus diprioritaskan adalah kepuasan pelanggan agar perusahaan dapat bertahan, bersaing dan menguasai pangsa pasar. Perusahaan harus tahu hal-hal apa saja yang dianggap penting oleh pelanggan dan perusahaan berusaha untuk mengukur kepuasan pelanggan untuk meningkatkan tingkat hunian tersebut dan menghasilkan kinerja (performance) sebaik mungkin, sehingga dapat memuaskan pelanggan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan jasa yang meliputi : bukti fisik, keandalan, daya tangap, jaminan, dan empati terhadap tingkat hunian kamar pada Hotel Setia Budi Malang, dan untuk mengetahui dan menganalisis variabel kualitas pelayanan jasa yang meliputi : bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati yang berpengaruh dominan terhadap tingkat hunian kamar pada Hotel Setia Budi Malang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t.
Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa hasil uji F menunjukkan bahwa variabel bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat hunian kamar Hotel Setia Budi Malang pada = 5%. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati secara parsial berpengaruh signifikan terhadap tingkat hunian kamar pada = 5%. Dan secara berurutan variabel yang berpengaruh terhadap tingkat hunian kamar adalah daya tanggap (3,316), keandalan (0,239), bukti fisik (0,173), jaminan (0,168) dan yang terakhir empati (0,111). Dengan demikian variabel yang berpengaruh dominan terhadap tingkat hunian kamar yaitu variabel daya tanggap.
Tidak tersedia versi lain