CD-ROM
Upaya pemimpin dalam meningkatkan kinerja aparatur Kelurahan (studi kasus di Kel.Bandungrejosari, Kec. Sukun Kota Malang) (CD + Cetak)
Skripsi ini berjudul Upaya Pemimpin Dalam Meningkatkan Kinerja
Pegawai Kelurahan (Studi Kasus di Kelurahan Bandungrejosari, Kota Malang),
disusun oleh Helentris Resmiat Negara NPK 11310026. dengan dosen pembimbing I
Drs.H. BAMBANG NOORSETYA, M.Si dan dosen pembimbing II Drs. DWI
SUHARNOKO, M,Si.
Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masalah mengenai upaya
pemimpin dalam meningkatkan kinerja pegawai Kelurahan di Kelurahan
Bandungrejosari Kota Malang. Untuk Meningkatkan kinerja pegawai yang ada di
kelurahan, perlu upaya yang dilakukan oleh seorang pemimpin dalam organisasi
pemerintahan tingkat Kelurahan, dalam hal ini adalah Lurah Bandunrejosari.
Keberadaan Lurah sebagai sorang pemimpin tentunya membuat maju tidaknya
kelurahan sangat bergantung pada kepemimpinannya. Dalam melaksakan kegiatan
seharai-hari, semua pegawai memegang peranan yang sangat penting. Tingkat
pencapaian sebuah hasil kerja sangat dipengaruhi oleh bagaimana semua pegawai
bekerja. Semakin baik tingkat kinerja pegawai kelurahan, maka semakin baik pula
hasil yang dihasilkan dan tentunya memuaskan publik. Upaya-upaya Lurah Untuk
Meningkatkan kinerja pegawai dilakukan dengan banyak hal. Lurah memberikan
pelatihan, bimbingan, serta studi anding ke luar daerah. Kegiatan ini dilakukan dengan
baik dan pegawai yang ada melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada. Walaupun di
satu sisi masih terdapat sedikit kendala dalam pelaksanaannya. Pelaksanaan rapat oleg
Lurah bertujuan untuk mendengarkan semua masuka dan persoalan dari pegawainya.
Hal ini dilakukan dengan baik dan bertujuan agar pemimpin semakin tahu kinerja dari
bawahannya. Pemberian motivasi dari atasan kepada bawahannya merupakan sebuah
bentuk pemberian dorongan moral kepada pegawainya. SEmangat kerja pegawai akan
semakin meningkat ketika diberi motivasi dan dorongan. Hal tersebut membuat
kinerjanya akan meningkat dan selalu berinisiatif untuk melaksanakan sebuah
pekerjaan. Pemberian sanksi yang dilakukan oleh Lurah sejauh ini belum berjalan
maksimal. Pegawai yang melakukan pelanggaran belum mendapatkan sanksi yang
pas. Hal tesebut tentunya membuat pegawai akan semakin terbiasa untuk melakukan
hal-hal buruk dan mengulangi kesalahan yang sama. Hal ini memberikan dampak
negatif pada kinerja pegawai yang susah meningkat. Kepedulian atasan terhadap
bawahan juga dilihat dari kepedulian pemimpin dalam membaca situasi yang terjadi.
Situasi tersebut meliputi kerja atau persoalan yang terjadi di bawahan.
Kinerja pegawai Kelurahan Bandungrejosari dapt dilihat melalui hal-hal
berikut ini. Kedisiplinan pegawai yang ada sudah terbangun dengan baik, meskipun
disuatu sisi masih ada pegawai yang kurang disiplin. Hal tersebut disebabkan karena
kurangnya sanksi yang diberikan oleh pemimpin. Ini membuat upaya untuk
meningkatkan kinerja menjadi susah untuk dilaksanakan. Inisiatif pegawai dalam
bekerja sudah mulai muncul. Pegawai tidak perlu menunggu perintah untuk
melaksakan tugas. Kualitas kerja pegawai yang dihasilkan cukup baik. Hal tersebut
dapat dilhat dari kemampuan pegawai untuk mengerjakan suatu pekerjaan dengan
baik dan selalu belajar dari kesalahan yang pernah terjadi. Pegawai tidak bisa
menentukan seberapa cepat mereka menyelesaikan tugas, tergantung jenis pekerjaan
yang dilaksanakan. Begitupun dengan jumlah pekerjaan yang ingin diselesaikan.
Tidak bisa ditentukan seberapa cepat mereka menyelesaikannya, tergatung pada
pekerjaannya. Secara keseluruhan semua pekerjaan dilaksanakan dengan tepat waktu.
Iklim di Kelurahan sangat bersahabat bagi para pegawai untuk bekerja. Selain atsan
yang baik, suasana yang tercipta di Kelurahan membuat pegawai merasa nyaman
untuk bekerja. Kerjasama yang terbangun antara satu pegawai dengan pegawai yang
lain berjalan dengn baik. Semua pegawai bisa diajak bekerja sama dab saling
membantu melaksakan tugas.
Tidak tersedia versi lain