CD-ROM
Pengaruh penggunaan Batu marmer kuning sebagai bahan pengganti agregat halus campuran aspal beton pada lapisan aus jalan (CD)
Pada penelitian ini digunakan agregat pecah batu Marmer Kuning yang diperoleh dari Tulung Agung, sedangkan aspal yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70 dari Pertamina. Sebelum dipergunakan sebagai bahan perkerasan, agregat diuji terlebih dahulu terhadap kandungan organik, kadar air, absorbsi, kelekatan aspal, dan berat jenis. Hasil uji disesuaikan dengan persyaratan Bina Marga No.13/PT/B/1983, AASHTO dan selanjutnya dilakukan pengujian dengan alat Marshall.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai stabilitas dan kelelahan (Flow) dari agregat pecah batu Marmer Kuning sebagai pengganti agregat halus pada campuran aspal beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experiment atau analisis seragam dengan menyelidiki kedua jenis agregat halus tersebut. Data yang diperoleh dari hasil penelitian terlihat dari hasil uji F menunjukkan nilai Fhitung< Ftabel dan dari hasil analisa regresi dengan persamaan regresi penduga y = b0+b1x+b2x2 dapat memberikan gambaran nilai stabilitas, kelelahan (Flow), rongga dalam campuran (VIM), dan rongga terisi aspal (VFB) dengan kadar aspal optimum 5,5% terhadap campuran LASTON dengan jumlah benda uji sebanyak masing-masing 5 buah dari agregat pecah batu Marmer Kuning dan agregat pecah batu Standart.
Dari hasil penelitian diketahui dengan menggunakan agregat pecah batu Marmer Kuning sebagai pengganti agregat halus pada stabilitas mengalami penurunan sebesar -0,409 % serta kelelahan (Flow) mengalami kenaikan sebesar -0,0315 % bila dibandingkan dengan nilai stabilitas dan kelelahan pada agregat halus batu pecah standart, Dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa penggantian agregat halus dengan agregat pecah batu Marmer Kuning tidak ada pengaruh, tetapi masih dapat digunakan dalam campuran LASTON.
Tidak tersedia versi lain