CD-ROM
Analisis reception khalayak terhadap tayangan film mahabarata di ANTV (CD)
Salah satu standar untuk mengukur khalayak media adalah menggunakan reception analysis, dimana analisis ini mencoba memberikan sebuah makna atas pemahaman teks media dengan memahami bagaimana karakter teks media dibaca oleh khalayak. Reception Analysis disini meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interpretasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Salah satu standar untuk mengukur khalayak media adalah menggunakan reception analysis, dimana analisis ini mencoba memberikan sebuah makna atas pemahaman teks media (cetak, elektronik, internet) dengan memahami bagaimana karakter teks media dibaca oleh khalayak. Tujuan Penelitian, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis reception khalayak tentang tayangan film mahabarata di ANTV.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis dengan menggunakan deskriptif kualitatif . Pendekatan tersebut tergolong pendekatan deskriptif karena sumber data yang dihasilkan merupakan data deskriptif, berupa tangapan masyarakat akan tayangan ““Mahabarata”” di ANTV. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe eksplorasi dan menggunakan metode analisis penerimaan atau reception analysis yang bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap tayangan ““Mahabarata”” di ANTV. Dalam reception analysis perlu diperhatikan bahwa televisi mengirimkan pesan melalui kode-kode yang disampaikan melalui audio visual dan pemirsa dapat menerima dan menganalisa pesan-pesan tersebut.
Persepsi khalayak masyarakat Kelurahan Mergosono tentang tayangan “Mahabarata”” di ANTV, menafsirkan apa yang dilihat, menonton Mahabarata adalah menikmati nilai-nilai yang berbenturan. Benturan antara kebenaran dan kebatilan, antara kejujuran dan keculasan, atau antara ambisi kekuasan dengan kesetiaan kepada sumpah. Kisah konflik keluarga besar Kuru ini menghadirkan sosok-sosok dengan berbagai perangai yang bergesekan karena perbedaan kepentingan. Lewat karakter yang mewakili aneka watak manusia pemirsa dapat banyak belajar tentang bagaimana seharusnya hidup dan bertindak.Sasaran/obyek, karakteristik dari target yang akan diamati dapat mempengaruhi apa yang dipersepsikan, menikmati Mahabarata versi India itu diam-diam mengajak para penonton melakukan klarifikasi terhadap referensi yang terbenam dalam benak selama ini. Para penonton bertanya bersedia melakukan poliandri, menikah dengan lima bersaudara Pendawa sekaligus.
Tidak tersedia versi lain