CD-ROM
Implementasi program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni(RS-RTLH) di Kec.Kedungkandang) (CD)
Yodik Puspo Krisdianto (11310004). Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni Di Kecamatan Kedungkandang.
implementasi program RS-RTLH merupakan program dari pemerintah Kementerian Sosial dalam pemenuhan kebutuhan tempat tinggal (rumah) bagi masyarakat miskin.Sasaran kegiatan penanggulangan kemiskinan berfokus pada pemenuhan tempat tinggal yang layak yang ditempati oleh keluarga fakir miskin, hal ini menjadi penting dan strategis karena rumah menjadi tempat untuk terpenuhinya berbagai kebutuhan dan pelaksanaan peran dalam keluarga yang meliputi terciptanya interaksi sosial, transfer budaya, melaksanakan pendidikan keluarga. Kehadiran rumah juga untuk beristirahat dan berlindung dari berbagai situasi dan ancaman, seperti hujan, angin, binatang buas. Dalam program RS-RTLH ini ada 3 bagian yang akan dilakukan perbaikan, yaitu bagian bawah (lantai), samping (dinding), dan atas (atap). Dalam pelaksanaan program RS-RTLH ini ada persyaratan tertentu bagi masyarakat yang mengajukan atau menerima program ini di antaranya yaitu: 1). Masuk kategori miskin, 2). Memiliki KTP/identitas yang berlaku, 3). Kepemilikan atas tanah pribadi/bukan termasuk lahan sengketa. Pada saat implementasi kebijakan tersebut terdapat faktor yang mempengaruhi terhambatnya implementasi kebijakan tersebut yaitu faktor biaya/dana yang diberikan oleh pemerintah ternyata tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam perbaikan rumah. Karena biaya yang diberikan pemerintah sangat sedikit untuk 1 unit rumah mendapat dana perbaikan sebesar Rp.10.000.000,- hanya termasuk biaya untuk pembelian bahan material yang dibutuhkan dan tidak termassuk biaya ongkos tukang. Namun dalam pelaksanaannya di Kecamatan Kedungkandang partisipasi dari masyarakat tersebut sangat tinggi dengan melakukan swadaya atau gotong royong, sehingga dalam pelaksanaannya yang dana nya tadi kurang dapat terbantu dengan adanya swadaya dari masyarakat di Kecamatan Kedungkandang. Bantuan yang diberikan oleh masyarakat tersebut adalah dengan memberikan hasil dari kebun yang berupa kayu sebagai bahan utama dari pembuatan rumah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan-tahapan pelaksanaan program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni di Kelurahan Buring. Apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif, instrumen penelitiannya adalah peneliti sendiri, teknik pengumpulan data dengan malakukan observasi, wawancara. Informan dalam penelitian ini yaitu Camat Kedungkandang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), sekretaris BKM, ketua kelompok RS-RTLH, Kasi Kes Mas. Adapun hasil dalam penelitian ini berdasarkan wawancara dengan informan peneltian Program RS-RTLH di Kelurahan sudah berjalan dengan baik sesuai dengan harapan dan tujuan yang ingin di capai.
Kata kunci: Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak hun
Tidak tersedia versi lain