CD-ROM
Kebijakan pemerintah Daerah dalam mengembangan usaha mikro kecil dan menengah(UMKM) berdasarkan UU no.20 th.2008(studi pada usaha kecil Batik Malang di Desa Randu Agung, Kec.Singosari,Kab.Malang) (CD + Cetak)
Pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat termasuk didalamnya adalah pembangunan usaha mikro kecil dan menengah termasuk didalamnya adalah usaha kecil rumah tangga, seperti pembuatan batik ikat menjadi usaha batik tulis yang dikenal dengan nama PPI Bulan Asri atau Paguyuban Pembatik Ikat Bulan Asri tersebut perlu dipupuk agar tumbuh dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat yang nantinya akan merealisasikan tingkat kesejahteraan bagi pengusaha dan pengrajinnya. Keberadaan usaha kecil yang digeluti masyarakat terbukti tidak goyah meskipun negara dalam kondisi kritis. Hal tersebut menunjukkan bahwa usaha kecil seperti halnya batik merupakan usaha kecil yang tahan terhadap segala kondisi. Usaha kecil tetap eksis dan keberadaannya semakin diperhitungkan oleh negara. Karena disamping mampu menghasilkan pendapatan bagi pengusahanya, juga mampu menyerap tenaga kerja yang berguna menanggulangi kesenjangan sosial terutama di daerah tersebut, seperti di Desa Randu Agung Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
Kecamatan Singosari Kabupaten Malang berada pada ketinggian 487 meter diatas permukaan laut dengan luas wilayah 14.876 Ha. Secara geografis Kecamatan Singosari Kabupaten Malang sebagian besar adalah persawahan. Secara umum keadaan hasil alam sangat melimpah dan hasil kerajinan tangan pengrajin sangat banyak. Sedangkan kondisi penduduk berdasarkan desa atau kelompok sebanyak 160.977 jiwa. Dengan demikian keberadaan usaha batik tulis ini sangat membantu penyediaan lapangan kerja bagi warganya.
Dengan menggeluti usaha batik, para pengusaha tersebut mampu mendapatkan penghasilan sebanyakl minimal Rp 500.000 per bulan dan bahkan 5 orang yang mampu berpenghasilan lebih dari Rp 1.500.000, sehingga dengan penghasilan tersebut dapat digunakan untuk membantu dalam mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Apabila disesuaikan dengan kondisi kehidupan di daerah tersebut maka dapatlah dipandang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari- hari, terutama untuk sandang, pangan, dan pendidikan anak-anaknya, apalagi pengusaha memiliki tanggungan anak yang masih sekolah. Sedangkan responden sebagian besar memikirkan pendidikan anak-anaknya.
Hambatan bagi pengusaha pengrajin batik pada umumnya adalah karena pemasaran yang belum baik dan modal kerja yang kurang mencukupi, hal tersebut karena banyaknya usaha batik tulis yang ada didaerah lain, sehingga usaha batik tulis tidak dapat berkembang secara cepat. Dengan bantuan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang memberikan pembinaan dalam berwiraswasta, sehingga dalam produksinya lebih tertolong.
Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa usaha batik tulis dapat meningkatkan pendapatan pengusaha dan pengrajinnya serta masyarakat secara umum dan mensejahterahkan masyarakat khususnya di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
Tidak tersedia versi lain