CD-ROM
Analisis pengaruh pajak hotel berdasarkan klasifikasi Hotel terhadap investasi perkembangan Hotel di Kota Malang (CD)
Keuangan dan anggaran daerah harus ditata dan dialokasikan secara cermat agar tujuan dan program pembangunan daerah tetap berjalan secara lancar. Agar keuangan daerah tetap sehat maka diperlukan sumber pendapatan daerah yang baik yang disebut dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Apabila sebuah daerah mampu menghasilkan PAD yang tinggi, maka semakin besar pula diskresi daerah untuk menggunakan PAD tersebut sesuai dengan kebutuhan, dan prioritas pembangunan daerah yang telah direncanakan.Adapun sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah menurut Undang-Undang RI No.32 Tahun 2004 yaitu :1) Hasil pajak daerah. 2) Hasil retribusi daerah 3) Hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan. 4) pendapatan lain-lain seperti pendapatan dinas-dinas.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sampel penelitian 111 hotel yang masuk hasil dokumentasi laporan pemasukan daerah kota Malang tahun 2007-2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan model regresi berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hotel bintang 4 berpengaruh positif dan signifikan terhadap pajak daerah. Hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar 103.722dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa hotel bintang 4 berpengaruh positif dan signifikan terhadapInvestasi Perkembangan Hotel di Kota Malang, (2) Hotel bintang 3 berpengaruh signifikan terhadapInvestasi Perkembangan Hotel di Kota Malang. Hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar 275.8938 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa hotel bintang 3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Investasi Perkembangan Hotel di Kota Malang(3) Hotel bintang 2 berpengaruh positif dan signifikan terhadapInvestasi Perkembangan Hotel di Kota Malang. Hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar 30.427dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa hotel bintang 2 berpengaruh positif dan signifikan terhadapInvestasi Perkembangan Hotel di Kota Malang, (4) Hotel melati berpengaruh positif dan signifikan terhadapInvestasi Perkembangan Hotel di Kota Malang. Hal ini terlihat dari koefisien regresi sebesar -150.831dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa hotel melati berpengaruh positif dan signifikan terhadapInvestasi Perkembangan Hotel di Kota Malang, (5) Hotel bintang 3 memiliki pengaruh paling dominan sedangkan hotel bintang melati memiliki pengaruh paling kecil, (6)Secara simultan hotel bintang 4 (X1), hotel bintang 3 (X2), hotel bintang 2 (X3), dan hotel melati (X4) mempengaruhi Investasi Perkembangan Hotel di Kota Malang sebesar 92,2%, dan sisanya 7,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dihitung dalam penelitian ini.
Kata Kunci: pajak hotel, Investasi Perkembangan Hotel di Kota Malang
Tidak tersedia versi lain