CD-ROM
Peran dalam implementasi Jaminan Kesehatan Masyarakat (studi implementasi Keputusan Menkes no.25/Menkes/SK/II/2008 tentang pedoman penyelenggaraan jaminan kesehatan masrarakat di Kelurahan Mojolangu Kota Malang) (CD + Cetak)
MIRANDOLINA CASTINEIRA DA COSTA. Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Merdeka Malang. Dosen Pembimbing satu (I) Dra. Hj. Umi Chayatin, M.Si dan dosen pembimbing dua (II) Drs. Dwi Suharnoko, M.Si. PERAN LURAH DALAM IMPLEMENTASI JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) (Studi Implementasi Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 125/Menkes/SK/II/ 2008 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Masyarakat Di Kelurahan Mojolangu Kota Malang)
Sasaran dari program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) adalah masyarakat miskin dan tidak mampu, yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan jaringannya, serta layanan rujukan medis rumah sakit pemerintah dan swasta yang ditunjuk. Kebijakan pemerintah kaitannya dengan pemberi subsidi kesehatan ini banyak memberikan keringanan biaya pengobatan terhadap masyarakat yang tidak mampu, dengan prosedur memberikan pengobatan gratis baik biaya pengobatan, biaya perawatan dan sebagainya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran Lurah dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) di Kelurahan Mojolangu dan menganalisa faktor penghambat dan pendorong peran Lurah dalam implementasi Jamkesmas di Kelurahan Mojolangu. Untuk menganalisis data yang telah diperoleh, maka peneliti melakukan penelitian deskriptif yang merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status atau gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Lurah dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) di Kelurahan Mojolangu adalah membantu memperlancar petugas, mendampingi petugas, dan pendataan, mensosialisasikan program Jamkesmas kepada warga masyarakat Kelurahan. Implementasi program Jaminan Kesehatan Masyarakat sudah berjalan dengan baik, karena adanya koordinasi dari antar masing-masing bidang, sumber daya manusia yang memadai. Faktor penghambat dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) di Kelurahan Mojolangu adalah masyarakat akan mengurus Jamkesmas pada saat sakit, sehingga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan, pegawai yang kurang teliti dan rendahnya disiplin pegawai. Faktor pendorong dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) di Kelurahan Mojolangu adalah adanya kerjasama antar masing-masing bagian dalam Kelurahan Mojolangu, pegawai yang berkualitas, serta tersedianya sarana dan prasarana yang memadai.
Kata kunci : Implementasi, Jaminan Kesehatan Masyarakat
Tidak tersedia versi lain