CD-ROM
Persepsi masyarakat tentang pamor lagu koplo oplosan di YKS (CD + Cetak)
OKKA MAHENDRA. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Merdeka Malang. Dosen Pembimbing satu (I) Dodot Sapto Adi dan dosen pembimbing dua (II) Saudah. Persepsi Masyarakat Tentang Pamor Lagu Koplo “Oplosan” Di YKS.
Salah satu acara di stasiun Trans TV yang sangat heboh sampai sekarang ini adalah Yuk Keep Smile (YKS) yang ditayangkan setiap hari mulai jam 18.00 WIB sampai dengan jam 22.00 WIB, karena menampilkan beberapa acara yang seru mulai dari bernyanyi dan bergoyang bersama artis dan penonton selain itu diselingi hadiah menarik bagi para penonton yang menampilkan goyangan terheboh serta beberapa hadiah yang lain yang tentunya sangat memeriahkan acaranya. Salah satu lagu yang asyik goyangannya adalah lagu Goyang Oplosan yang dibawakan Soimah dan teman-teman YKS. Lagu ini sangat fenomenal karena mampu menarik perhatian penonton untuk bergoyang bersama dalam acara YKS.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pamor lagu koplo “Oplosan” di YKS. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kualitatif. Analisa data kualitatif dilakukan apabila data empiris yang diperoleh adalah data kualitatif berupa kumpulan berwujud kata-kata dan bukan rangkaian angka serta tidak dapat disusun dalam kategori-kategori/struktur klasifikasi (Silalahi, 2009:339). Menurut Miles dan Hubberman (1992;16), analisa data terdiri dari tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Tetapi sebelum dilakukan tiga (3) analisa tersebut, dilakukan kegiatan pendahuluan yaitu pengumpulan data. Jadi dalam data kualitatif, alur kegiatan yang dilakukan meliputi: Pengumpulan data, Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan atau Verivikasi.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi lagu koplo “Oplosan di YKS adalah bagus, karena sarat dengan pesan-pesan moral yaitu menceritakan betapa berbahayanya minuman keras, selain menghambur-hamburkan uang untuk beli minuman, juga bisa merusak pikiran bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Oleh karena itu lagu ini mengajak untuk berhenti mabuk-mabukkan yang tidak berguna.
Kata kunci : persepsi, oplosan.
Tidak tersedia versi lain