CD-ROM
Pengaruh pengekangan pada kolom terhadap kapasitas lentur dan geser joint balok kolom beton bertulang (CD)
Pemakaian kekangan pada kolom untuk sebuah konstruksi beton bertulang makin
banyak digunakan, selain faktor estetika, kekakuan lenturnya lebih tinggi dibanding
kolom tanpa kekangan. Pemakaian tulangan minimum dan perubahan fungsi kolom pada
konstruksi mengakibatkan terjadinya keruntuhan dini pada kolom. Dari penelitian
Ziara,dkk(1995) diketahui bahwa pengekangan yang dilakukan pada daerah jalur tekan
menghasilkan peningkatan kapasitas momen-kurvatur dan dektilitas-kurvatur yang lebih
besar dibandingkan pengekangan pada daerah tumpuan. Berdasarkan hal tersebut di atas,
maka penelitian ini diperlukan untuk dapat menentukan desain dan model penulangan
kolom yang optimal untuk menghindari keruntuhan kolom yang terlalu dini.
Pada penelitian ini digunakan kolom dari joint balok-kolom yang dimodelkan
karena kapasitas alat uji yang terbatas. Uji eksperimen dilakukan pada 12 joint balokkolom
bertulang mutu 25 Mpa yang ditumpu sederhana (sendi – rol) dengan dimensi
(300x350x1000)mm. Penulangan lentur deberikan sama tiap kolom, masing-masing
dengan 8Ø12 sebagai tulangan pokok dan Ø6-100mm sebagai sengkang, dan sebagai
pengekang atauCross ties menggunakan Ø6-50mm pada kolom.
Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai kapasitas geser (Vn) yang meningkat seiring
dengan pemberian tulanagan pengekang. Dengan peningkatan maksimum yang terjadi
pada benda uji dengan kolom yang terkekang (JBK-KK). Dibandingkan denga benda uji
tanpa kekangan (JBK-TK).
Kata Kunci : Kolom Terkekang, Tulangan Pengekang, Kapasitas Geser, Momen
Kurvatur
Tidak tersedia versi lain