CD-ROM
Studi analisa stabilitas marshall dengan penggunaan abu vulkanik gunung kelud sebagai bahan pengisi (fillter) dalam campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC) untuk kontruksi jalan raya (CD)
Tanggal 13 Februari 2014 terjadi erupsi gunung kelud yang terletak di tiga
kabupaten di jawa timur yakni kabupaten Malang, Kediri dan Blitar. Erupsi
menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian 17 km dan ketebalan mencapai
30 cm. Jumlah abu vulkanik yang sangat banyak ini mendorong penelitian agar
bisa memanfaatkan material vulkanik ini sehingga tidak dibiarkan tanpa
menghasil sesuatu yang berguna.
Pada pekerjaan lapis perkerasan aspal, yang sudah umum digunakan sebagai
bahan pengisi adalah abu batu dan semen. dari pengamatan langsung di lokasi
terdampak erupsi menghasilkan ide agar bisa memanfaatkan potensi abu hasil
erupsi gunung kelud. Abu vulkanik yang secara visual memiliki kemiripan dengan
semen maupun abu batu sebagai bahan pengisi. Berdasarkan pengamatan peneliti
dan tim maka diputuskan untuk menguji dilaboratorium jalan raya. Penelitian abu
vulkanik dikhususkan pada jenis campuran asphalt concrete wearing course (AC –
WC) untuk mengetahui karakteristik dengan penggunaan abu vulkanik sebagai
filler.
Pengujian untuk mengetahui karakteristik yang dihasilkan, apakah sesuai
dengan syarat bina marga dalam SPESIFIKASI UMUM 2010, DIVISI 6 Khusus
Untuk AC – WC material kasar dan halus yang digunakan dalam campuran adalah
material standart hasil pecah mesin, aspal penetrasi 60/70 produksi pertamina.
Hasil analisa secara keseluruhan pada sifat/karakteristik marshall secara
keseluruhan tidak mengalami perubahan nilai hasil uji marshall, namun pada nilai
VIM tidak masuk atau sesuai dengan yang disyaratkan oleh bina marga.
Kata Kunci: AC –WC, Filler Vulkanik, Sifat/Karakteristik Marshall.
Tidak tersedia versi lain