CD-ROM
Peran persepsi pola asuh otoriter orang tua terhadap hardiness pada remaja (CD + Cetak)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Peran
Persepsi Pola Asuh Otoriter Orang Tua terhadap Hardiness pada reamaja.
Hardiness dapat diartikan sebagai individu yang mempunyai pengertian hidup dan
komitmen yang tinggi terhadap pekerjaan, memiliki kontrol akan perasaan yang
baik dan terbuka akan berbagai kesempatan dan tantangan dalam hidup.
Sedangkan persepsi pola asuh otoriter orang tua adalah pandangan remaja yang
melihat bahwa orangtuanya terlalu mengatur,dan mengontrol dengan ketat, serta
mendesak mereka untuk melakukan aturan-aturan yang telah diatur oleh orangtua
tanpa adanya komunikasi yang baik dengan remaja tersebut. Hipotesis dari
penelitian ini adalah terdapat peran negatif antara persepsi pola asuh otoriter orang
tua terhadap hardiness pada remaja. Yang artinya, semakin positif persepsi remaja
terhadap pola asuh otoriter orang tua maka akan rendah hardiness yang dimiliki
remaja.
Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling
dengan populasi 962 remaja dimana hanya mengambil sampel sebanyak 11 % dari
jumlah populasi yaitu menjadi 106 remaja. Metode pengumpulan data
menggunakan metode skala likert untuk hardiness dan persepsi pola asuh otoriter.
Rinciannya yaitu skala hardines sebanyak 60 aitem dan skala persepsi pola asuh
otoriter sebanyak 60 aitem. Hasil pengujian Validitas menggunakan rumus
product moment dari Pearson di mana skala hardiness menunjukkan 13 aitem
yang gugur dan 47 aitem yang valid dengan koefisien korelasi bergerak dari 0,305
sampai 0,605. Sedangkan pada skala persepsi pola asuh otoriter orang tua
menunjukkan 16 aitem yang gugur dan 44 aitem yang valid dengan koefisien
korelasi bergerak dari 0,311 sampai 0,638. Hasil uji reliabilitas kedua variabel
dengan menggunakan rumus Alpha dari Cronbach menunjukkan koefisien
korelasi sebesar 0,726 untuk hardiness dan sebesar 0,738 untuk persepsi pola
asuh ototriter, dimana menunjukkan pengukuran kedua skala ini reliabel. Hasil
analisis data dengan menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa
rhitung = -0,475 kemudian dibandingkan pada taraf siginifikan 5% untuk N = 106,
maka diperoleh rtabel = 0,189 berarti rhitung (-0,475) > rtabel (0,189). Hal ini dapat
dikatakan ada hubungan antara Hardiness dengan persepsi pola asuh otoriter
orang tua, dan arah hubungan kedua variabel adalah negatif, dimana apabila
remaja memiliki persepsi positif terhadap pola asuh otoriter orang tua maka
hardiness yang dimiliki remaja akan rendah, begitu juga sebaliknya. Data yang
diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis lagi dengan menggunakan
teknik analisis regresi linier sederhana, didapat Fhitung = 30,307 untuk N = 106;
Tidak tersedia versi lain