CD-ROM
Perbedaan perilaku bullying pada remaja ditinjau dari tingkat pendidikan orang tua (CD + Cetak)
Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh pemahaman dan gambaran
apakah ada Perbedaan Perilaku Bullying pada Remaja Ditinjau dari Tingkat
Pendidikan Orang tua. Perilaku Bullying adalah suatu perilaku negatif yang
dilakukan dengan secara sadar untuk menyakiti orang lain, yang bisa
menyebabkan ketidak nyamanan bagi orang lain, termasuk juga tindakan yang
direncakan maupun yang spontan, bersifat nyata atau hampir tidak kentara, di
hadapan seseorang atau di belakang seseorang, mudah untuk diidentifikasi atau
terselubung dibalik persahabatan, dilakukan oleh seorang anak atau kelompok
anak. Remaja adalah masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa
dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional.
Perkembangan sosio-emosional remaja rentan akan terjadinya Perilaku Bullying.
Orangtua berperan lebih dalam pembentukan karakter remaja.
Hipotesis penelitian ini adalah ada Perbedaan Perilaku Bullying pada
Remaja Ditinjau dari Tingkat Pendidikan Orang tua. Penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan skala Perilaku Bullying yang didasarkan dari aspek-aspek
kecerdasan emosional pada teori dari Goleman, 2009. Skala ini terdiri dari 75
aitem melalui tahap uji coba, di mana berdasarkan uji validitas diperoleh 72 aitem
yang sahih dan 3 aitem yang gugur. Hasil uji reliabilitas butir soal pada alat ukur
skala kecerdasan emosional diperoleh alpha sebesar 0,910 sehingga uji reliabilitas
memiliki derajat sangat tinggi bila dilihat dari kaidah reliabilitas menurut J. P.
Guilford. Sedangkan dari hasil analisa didapatkan bahwa hasil rata-rata skor
Perilaku Bullying Remaja dengan orangtua pendidikan rendah adalah sebesar
216,60. Rata-rata tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor Perilaku
Bullying Remaja dengan orangtua pendidikan sedang sebesar 204,75 dan skor
Perilaku Bullying Remaja dengan orangtua pendidikan tinggi sebesar 200,48.
Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan Perilaku Bullying pada Remaja yang
ditinjau dari tingkat pendidikan orangtua, remaja dengan orangtua berpendidikan
rendah memiliki intensitas Perilaku Bullying pada Remaja yang lebih tinggi
dibandingkan remaja dengan orangtua berpendidikan.
Kata Kunci : Perilaku Bullying, Remaja, Tingkat Pendidikan Orangtua.
Tidak tersedia versi lain