CD-ROM
Implementasi Kebijakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) Dalam Upaya Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan (CD)
Skripsi ini berjudul ’’ Implementasi Kebijakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) dalam Upaya Mempercepat Penanggulangan Kemiskinan di Desa Bangka Lelak, Kec. Lelak, Kabupaten. Manggarai”, disusun oleh Rafael Yolens Putera Larung. Dengan dosen Pembimbing I Bapak Tommy Haryanto dan Dosen Pembimbing II Bapak Sukardi
Yang menjadi latar belakang dari penelitian ini adalah UUD 1945 dan Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 Pasal 3 dan Pasal 5 Tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Untuk mewujudkannya pemerintah kemudian membuat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri yang konsentrasinya adalah penanggulangan kemiskinan di pedesaan sehingga mereka dapat diberdayakan dan memberdayakan hidup dan kehidupannya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : Bagaimana Implementasi Kebijakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) dalam Upaya Mempercepat Penganggulangan Kemiskinan di Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.
Tujuan dari penelitian ini yaitu : Untuk mendeskripsikan Implementasi untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Kebijakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) dalam Upaya Mempercepat Penganggulangan Kemiskinan di Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak. Kegunaan penelitian ini yaitu meningkatkan dapat memberikan sumbangan dan memperkaya hasil penelitian yang telah ada dan dapat memberi gambaran mengenai Implementasi Kebijakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) dalam Upaya Mempercepat Penganggulangan Kemiskinan lebih khusus pada Desa Bangka Lelak, Kec. Lelak sebagai sumbangan pemikiran dalam memecahkan masalah-masalah yang timbul sehingga dapat memberikan alternatif yang dapat digunakan oleh Pemerintah Desa Bangka Lelak dan Tim Pelaksana Kegiatan di Desa Bangka Lelak, sebagai bahan informasi awal bagi peneliti berikutnya dalam kajian teori, dan bagi perguruan tinggi, sebagai bahan dokumentasi dan referensi penulis yang dapat bermanfaat bagi penelitian selanjutnya.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan berbagai responden, metode dokumentasi dan metode observasi. Dengan lokasi penelitian di Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Bangka Lelak sedangkan sampelnya antara lain Camat Lelak, Kepala Pengawas Unit Pengelola Kegiatan (BP-UPK), Fasilitator Teknik,Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan, Kepala Desa, TPK Desa Bangka Lelak, Pengelola SPKP dan kaum akademik di Desa Bangka Lelak, dan sampel yang diambil berjumlah 12 orang. Penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.
Skripsi ini membahas tentang Implementasi Kebijakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MD) dalam Upaya Mempercepat Penganggulangan Kemiskinan lebih khusus pada desa Bangka Lelak yang dalam pelaksanaannya terdapat proses mekanisme pelaksanaan, koordinasi pelaksanaan, dana pelaksanaan, Peranan perempuan dalam setiap program khususnya dalam SPKP (simpan pinjam khusus perempuan) dan faktor pendukung serta penghambat. Proses mekanisme pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan, mulai dari tahapan persiapan hingga tahapan pengelolaan pengaduan masyarakat, Dalam hal koordinasi ada tim koordinasi PNPM-MD Pedesan yang dibentuk di kecamatan dikoordinasi oleh TKPKD di Kabupaten, sedangkan tim koordinasi di desa yakni TPK dikoordinir oleh UPK Kecamatan dan masyarakat yang sangat berpartisipasi. Koordinasi yang dilaksanakan sudah berjalan dengan sangat baik sehingga nampak dari semua implementasi program yang berhasil dan lancar. Dana pelaksanaan program PNPM-MD Pedesaan di Desa Bangka Lelak bersumber dari Bank Dunia, APBN dan APBD serta dana hibah swasta /swadaya masyarakat. Dana PNPM-MD Pedesaan diluncurkan oleh UPK ke masyarakat melalui 3 tahap. Pertanggung jawaban dana luncuran ini telah ditetapkan mekanismenya dan dilakukan melalui 3 tahapan juga yakni 40% tahap I, 40% tahap II, 20% tahap akhir serta serah terima hasil kegiatan. Peranan perempuan dalam di Desa Bangka Lelak sangat baik, dan terlihat dari pembentukan kelompok perempuan yang selalu meningkat, syarat peminjaman dana PNPM-MD yang mudah dan berpihak pada keluarga miskin, penggunaan dana yang sangat efektif yakni untuk pengembangan usaha ekonomi produktif, pelatihan-pelatihan keterampilan, dan lain-lain yang bertujuan untuk peningkatan sumber daya manusia khususnya kaum wanita dan peningkatan taraf hidup.
Dalam pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan di Desa Bangka Lelak adanya pelatihan bagi verifikator dan fasilitator, adanya partisipasi masyarakat yang sangat tinggi sekitar 75-85%, adanya pengawasan langsung oleh BPK Kecamatan merupakan faktor-faktor pendukung dalam pelaksanaan program PNPM-MD Pedesaan di Desa Bangka Lelak. Sedangkan aspek aksestabilitas ke Desa Bangka Lelak masih minim, infrastruktur yang kondisinya memperihatinkan, askes ke kota kabupaten untuk pemasaran hasil kegiatan kaum wanita melalui SPKPnya masih sulit, dan sumber daya manusia yang dalam tahap peningkatan, serta kondisi geografis yang bergunung-gunung dan kemiringan tanah 450 merupakan faktor-faktor penghambatnya.
Tidak tersedia versi lain