CD-ROM
Upaya Polri Dalam Menindak Pemilik Warnet Yang Menyediakan Video dan Gambar Porno Berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi
Untuk memenuhi sebagian syarat-syarat dalam memperoleh gelar kesarjanaan dalam ilmu hukum, penulis menulis skripsi dengan judul Upaya Polri dalam Menindak Pemilik Warnet Yang Menyediakan Video dan Gambar Porno Berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Hal ini dilatar belakangi oleh perkembangan internet di Indonesia yang sangat pesat khususnya di Kota Malang, sehingga membuka peluang wirausaha bagi kalangan pembisnis untuk mendirkan warung internet. Namun di kalangan pengusaha warnet ada yang dengan sengaja menyediakan video dan gambar porno untuk menarik para pelanggan agar mendapat keuntungan yang besar. Pada tahun 2007 Polwil Malang (sebelum di bubarkan) melakukan razia ke sejumlah warnet yang di indikasi meyediakan video dan gambar porno, hal ini dilakukan untuk menindak pemilik warnet yang dengan menyediakan video dan gambar porno di Personal Komputer (PC) user, supaya pelanggan tidak susah payah mendownload video dan gambar porno melalui internet.
Untuk itu maka rumusan masalah yang diangkat oleh penulis dalam skripsi adalah: (1) Bagaimanakah upaya Polri dalam menindak pemilik warnet yang menyediakan video dan gambar porno pada komputer user. (2) Apa sajakah hambatan yang dihadapi kepolisian dalam menanggulangi penyebaran video dan gambar porno di warnet. Tujuan penulisan skripsi ini adalah: (1) Untuk mengetahui upaya Polri dalam menindak pemilik warnet yang menyediakan video dan gambar porno berdasarkan Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. (2) Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi kepolisian dalam menanggulangi penyebaran video dan gambar porno di warnet. Metode pendekatan masalah yang digunakan oleh penulis dalam penelitian hukum ini adalah metode pendekatan yuridis sosiologis, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap kenyataan yang terdapat di masyarakat untuk menemukan fakta, yang kemudian mengidentifikasi masalah, dan kemudian menuju pada penyelesaian masalah.
Dari hasil penelitian diperoleh jawaban atas permasalahan yaitu bahwa upaya Polresta terdiri atas upaya preventife yang berupa melakukan himbauan kepada seluruh pemilik warnet dengan cara menyebarkan brosur berupa himbauan kepada pemilik warnet agar tidak menyediakan video dan gambar porno di dalam komputer user maupun server komputer, dan upaya represif yang berupa razia yang dilakukan terhadap warnet. Kendala yang dihadapi Polri berupa kendala ekstern yang berasal dari pemilik warnet, Dinas Perijinan, serta masyarakat, dan kendala intern kurangnya kualitas sumber daya manusia (SDM) anggota Polresta di bidang teknologi informasi (TI).
Penulis berharap, Pemerintah Kota Malang dan Masyarakat saling membatu untuk menanggulangi Peredaran video dan gambar Porno, Serta peran aktif pihak Polresta Malang untuk lebih sering melakukan razia ke warnet-warnet untuk mencegah peredaran video dan gambar porno di kalangan Masyarakat Umum
Tidak tersedia versi lain