CD-ROM
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Produk Rokok Sampoerna (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNMER Malang) (+ Cetak)
Perilaku konsumen merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dalam upaya meningkatkan market share. Salah satu elemen dari perilaku konsumen adalah keputusannya untuk menentukan pilihan membeli suatu produk atau tidak membeli. Informasi ini bagi produk sangat penting untuk menerapkan strategi pemasaran. Hal ini dapat dilihat dengan semakin banyaknya perusahaan rokok yang muncul dengan berbagai merek. Di Universitas Merdeka Malang mahasiswa yang mengkonsumsi rokok sampoerna merasakan kepuasan yang diberikan oleh pihak perusahaan, misalnya model kemasan, cita rasa, dan harga yang terjangkau. Tujuan Penelitian, Untuk menganalisis faktor-faktor kebudayaan, referensi, kelompok, status sosial, kepribadian, motivasi dan persepsi yang setuju konsumen dalam keputusan pembelian produk rokok Sampoerna. Untuk mengetahui faktor-faktor kebudayaan,referensi kelompok,status sosial, kepribadian, motivasi dan persepsi manakah yang berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produk rokok Sampoerna.
Dalam hal ini variabel bebasnya adalah : kebudayaan, referensi, kelompok, status sosial, kepribadian, motivasi dan persepsi yang setuju konsumen. Variabel terikat adalah variabel yang tergantung pada variabel bebas atau variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain, Y = dalam keputusan pembelian produk rokok Sampoerna. Teknik analisis yang digunakan adalah : uji validitas dan reliabilitas, uji regresi berganda, uji F, uji t.
Dari hasil analisis korelasi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,896. Hal ini menunjukkan hubungan yang kuat antara variabel bebas yang terdiri dari Kebudayaan, Referensi, Status sosial, kepribadian, Motivasi dan Persepsi terhadap variabel terikat yaitu keputusan membeli rokok sampoerna.Melihat koefisien regresi yang dimiliki oleh variabel kebudayaan lebih besar dibanding variabel Referensi, Status sosial, kepribadian, Motivasi, Persepsi, maka variabel kebudayaan berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian rokok sampoerna.Dari hasil uji F menunjukkan ada pengaruh secara simultan atau bersama-sama antara Kebudayaan, Referensi, Status sosial, kepribadian, Motivasi dan Persepsi terhadap keputusan pembelian rokok sampoerna. Hal ini dapat dilihat dari nilai Fhitung > Ftabel (36,086 > 2,27).Dari hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kebudayaan, Referensi, Status sosial, kepribadian, dan Referensi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk rokok Sampoerna, sedangkan variabel motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk rokok sampoerna. Hal ini dapat dilihat dari nilai thitung (12,703X1, 2,457X2, 2,137X3, 2,568X4, 2,053X5 > ttabel 2,000
Tidak tersedia versi lain