CD-ROM
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia
Salah satu informasi dalam laporan keuangan yang sangat penting untuk pengambilan keputusan adalah informasi atas laba. Bagi pemilik saham atau investor, laba berarti peningkatan nilai ekonomis (wealth) yang akan diterima melalui pembagian deviden. Selain itu, laba juga digunakan sebagai alat untuk mengukur kinerja manajemen perusahaan terutama dalam mengelola sumber daya yang dipercayakan kepada mereka selama periode tertentu. Mengingat betapa pentingnya informasi laba tersebut, maka pihak manajemen mempunyai kecenderungan untuk melakukan tindakan perataan laba. Perataan laba merupakan salah satu bentuk manajemen laba yang timbul karena adanya masalah keagenan dan asimetri informasi dalam perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perataan laba. Faktor-faktor dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2009-2011 dengan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 134 perusahaan sampel. Untuk mengidentifikasi sampel perusahaan dengan menggunakan indeks Eckel. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik. Hasil indeks Eckel ini menunjukkan bahwa praktek perataan laba juga dipraktekkan oleh beberapa perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perataan laba. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap perataan laba.
Tidak tersedia versi lain