CD-ROM
Analisis Pengaruh Return On Asset, Debt To Qquity Ratio, Current Ratio, dan Firm Size Terhadap Divident Payout Ratio Pada Perusahaan Otomotif Di BEI
Dividend adalah bagian dari laba yang diberikan kepada para pemegang saham. Besar kecilnya dividend yang dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham tergantung pada kebijakan dividend masing-masing perusahaan. Oleh karena itu, dalam menentukan kebijakan dividend seorang manajer perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan dividend. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor-faktor return on assets, current ratio, debt to equity ratio dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2008-2011, sedangkan sampel penelitian ini diambil dengan mengunakan teknik purposive sampling. Adapun metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji F dan uji t. Uji F menguji apabila variabel bebas secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan atau tidak signifikan dengan variabel terikat (Y) sedangkan Uji t menguji apakah masing-masing variabel bebas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rasio ROA (Return On Asset) berpengaruh signifikan positif terhadap Divedend Payout Ratio (DPR). Hal ini berati bahwa semakin tinggi ROA maka Divedend Payout Ratio (DPR) semakin tinggi. Rasio DER (Debt to Equity Ratio) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Divedend Payout Ratio (DPR). Meskipun demikian perusahaan tetap mempertimbangkan rasio ini karena dapat menurunkan profit perusahaan jika utang tidak menghasilkan return yang lebih tinggi dari bunga utang. Rasio CR (Current Ratio) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Divedend Payout Ratio (DPR). Semakin besar current ratio menunjukkan semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan tingginya current ratio menunjukkan keyakinan investor terhadap kemampuan perusahaan untuk membayarkan dividen yang dijanjikan. Ukuran perusahaan (SIZE) tidak berpengaruh signifikan terhadap Divedend Payout Ratio (DPR) pada α = 5%. Hal ini dikarenakan sebagian besar perusahaan otomotif yang diteliti masih mengutamakan pembayaran utang.
Tidak tersedia versi lain