CD-ROM
Persepsi Konsumen Mengenai Kemasan Baru Produk Sampoerna MIld (Studi Di Desa Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) (+ Cetak)
Latar belakang skripsi Ini keberhasilan kegiatan komunikasi secara
efektif banyak ditentukan oleh penentuan strategi komunikasi. Di lain pihak jika
tidak ada strategi komunikasi yang baik dari proses komunikasi (terutama
komunikasi media massa) bukan tidak mungkin akan menimbulkan pengaruh
negatif. Sedangkan untuk menilai proses komunikasi dapat ditelaah dengan
menggunakan model-model komunikasi.
Strategi komunikasi merupakan panduan dari perencanaan komunikasi
(communication planning) dan manajemen (communications management) untuk
mencapai suatu tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut strategi komunikasi harus
dapat menunjukkan bagaimana operasionalnya secara taktis harus dilakukan,
dalam arti kata bahwa pendekatan (approach) bisa berbeda sewaktu-waktu
tergantung dari situasi dan kondisi. Strategi komunikasi terdiri dari dua aspek,
yaitu: Secara makro (planned multi-media strategy) dan Secara mikro (single
communication medium strategy). Kedua aspek tersebut mempunyai fungsi ganda,
yaitu: menyebarluaskan pesan komunikasi yang bersifat informatif, persuasif dan
instruktif secara sistematis kepada sasaran untuk memperoleh hasil yang optimal.
Menjembatani “cultural gap”, misalnya suatu program yang berasal dari suatu
produk kebudayaan lain yang dianggap baik untuk diterapkan dan dijadikan milik
kebudayaan sendiri sangat tergantung bagaimana strategi mengemas
informasi itu dalam dikomunikasikannya.
Demikian pula pada suatu usaha atau perusahaan yang selalu berupaya
untuk mengembangkan potensi dan upaya mempertahankan eksistensinya dan
mengembangkan usaha maka perusahaan menjalankan beberapa kegiatan
pemasaran yang sesuai untuk pencapaian tujuan. Pada sisi yang lain minat
konsumen merupakan suatu peluang bagi perusahaan untuk dapat meningkatkan
produksinya guna dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Perusahaan dalam
mengelola usahanya agar dapat mempertahankan posisi pasarnya dan agar dapat
bersaing dengan perusahaan yang memproduksi produk sejenis, maka perusahaan
harus memperhatikan kualitas produk yang ditawarkan perusahaan. Perusahaan
siap untuk menghadapi persaingan yang terjadi pada bisnis tersebut, dengan
menghandalkan produk yang dihasilkan yang terkait secara langsung dengan
atribut yang terdapat pada produk yang ditawarkan. Salah satu atribut yang
produk yang mendukung upaya peningkatan penjualan yaitu mengenai kebijakan
atau strategi mengenai kemasan. Strategi kemasan akan memberikan dukungan
atas upaya perusahaan untuk menunjukkan atas kualitas produk yang ditawarkan
memiliki nilai yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pesaingnya.
Tidak tersedia versi lain