CD-ROM
Pengaruh Buadaya Konsumtif Penggunaan Gadget terhadap Citra Diri Mahasiswa Fisip Universitas Merdeka Malang (Survey Pada Mahasiswa FISIP Universitas Merdeka Malang)
Berbicara mengenai budaya, tidak lepas dari sebuah habbit/ kebiasaan. Budaya dapat berubah seturut perkembangan jaman. Budaya bersifat dinamis, artiinya budaya akan mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan dunia baik itu dalam bidang teknologi, sosial, politik,ekonomi serta ilmu komunikasi.
Kata “konsumtif” (sebagai kata sifat; lihat akhiran –if) sering diartikan sama dengan kata “konsumerisme”. Padahal kata yang terakhir ini mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan konsumen. Sedangkan konsumtif lebih khusus menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Dapat diartikan bahwa budaya konsumtif adalah kebiasaan ataupun keiinginan yang secara continuall untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal.
Setiap kali mendengar kata gadget, lebih terarah kepada berbagai macam barang elektronik yang berukuran kecil, namun ada defnisi dari gadget tersebut. Gadget adalah sebuah gadget adalah sebuah obyek (alat atau barang elektronik) teknologi kecil yang memilki fungsi khusus, tetapi sering diasosiasikan sebagai sebuah inovasi atau barang baru. Gadget selalu diartikan lebih tidak biasa atau didesain secara lebih pintar dibandingkan dengan teknologi normal pada masa penemuannya. Adapula penggunaan gadget menjadi bagian dari pembentukan citra diri mahasiswa. Citra diri yang dimaksud antara lain, mahasiswa sebagai kaum yang melek teknologi, ataupun mahasiswa menggunakan gadget sebagai lifestyle atau gaya hidup, dan yang terakhir adalah penggunaan gadget karena kebutuhan profesi sebagai mahasiswa. Penelitian ini sengaja mengambil lokasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang. Sebagai mahasiswa yang berhubungan erat dengan media maka peneliti mengambil sample dari populasi mahasiswa Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang.
Budaya sendiri merupakan hal yang dapat berubah sewaktu-waktu. Termasuk juga dalam perkembangan ilmu komunikasi. Peneliti menemukan bahwa perubahan pola komunikasi dikalangan mahasiswa mengalami beberapa pergeseran/ perubahan akibat penggunaan gadget. Pergeseran kearah yang positif maupun negative. Keduanya membawa pengaruh pula terhadap pergesran budaya. Terciptanya suatu dunia komunikasi melalui media dengan adanya penggunaan gadget-gadget tersebut sehingga manusia cenderung meninggalkan cara-cara lama dalam berkomunikasi. Ditambah lagi penggunaan gadget berpengaruh secara persial terhadap pencitraan mahasiswa.
Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui apa pengaruh budaya konsumtif penggunaan gadget mahasiswa,serta bagaimana pencitraan mahasiswa tersebut dan berujung pada pemahaman yang mendalam mahasiswa terhadap perilaku konsumtif penggunaan gadget.
Penelitian ini menggunakan metodologi Kuantititaif yang menggambarkan atau menjelaskan masalah yang hasilnya dapat digeneralisasikan. Dengan menyebarkan kuisioner, skala pengukuran interval yaitu dua variabel x(penggunaan gadget) dan variabel y (pencitraan mahasiswa) dan analisis data menggunakan rumus regresi linear sederhana. Populasi dengan teknik quota sampling yaitu sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Merdeka Malang dengan jumlah 50 responden.
Hasil penelitian menujukkan bahwa pengaruh budaya konsumtif penggunaan gadget terhadap pencitraan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang. Rata-rata mahasiswa menggunakan media gadget untuk media hiburan, edukasi, dan juga lifestyle. Hasil dengan uji skala data interval antara 2 variabel berada dalam kategori tinggi.
Tidak tersedia versi lain