CD-ROM
Peranan Twitter Dalam pembentukan Citra Diri Public Figure (Indra Widjaya)
Fakta / peristiwa adalah perkembangan teknologi komunikasi yang semakin berkembang telah membawa manusia ke dunia maya untuk mengembangkan citra dirinya. Perkembangan ini didukung oleh media sosial yang semakin berkembang pula. Banyaknya handphone yang semakin canggih menjadi smartphone sehingga semua orang dapat mengakses internet melalui telepon genggam.
Dari perkembangan teknologi tesebut muncullah media sosial yang mengembangkan jejaring sosial dalam dunia ‘maya’. Berbagai macam jejaring sosial berkembang di setiap negara tidak terkecuali Indonesia. Di Indonesia ada beberapa jejaring sosial yang banyak digunakan oleh orang biasa maupun public figure. Dengan jejaring sosial ini membuat dekat jarak orang-orang di berbagai pulau.
Perkembangan tersebut dapat membantu orang-orang yang ingin mempromosikan diri serta personal brandingnya dengan menggunakan Internet. Salah satu jejaring sosial yang banyak digunakan di Indonesia yaitu Twitter. Twitter memunculkan micro-celebrity atau yang disebut dengan selebtwit. Dimana selebtwit disini merupakan istilah untuk menunjukkan pengguna yang terkenal di antara jaringan mereka.
Indra Widjaya merupakan selebtwit yang sering menggunakan Twitter untuk membentuk citra dirinya. Tidak hanya membentuk tetapi juga untuk mengembangkan dirinya menjadi public figure. Dengan adanya perkembangan ini membuat peneliti ingin meneliti lebih dalam tentang peranan twitter sebagai media yang membantu pembentukan citra diri public figure. Teknik Pengambilan data dalam penelitian ini dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti , Indra Widjaya, selaku informan dan public figure yang diteliti, menggunakan twitter sebagai media yang dirasa sangat penting untuk menunjang karirnya ke depan. Selain menunjang karir, Indra juga menggunakan Twitter untuk mempromosikan buku yang ditulis olehnya dan menjadi ‘alat’ untuk memanfaatkan serta mengarahkan massa sesuai dengan yang diinginkannya. Pernyataan ini juga didukung oleh beberapa followers Indra yang dipilih dan diminta untuk dapat menjawab pertanyaan mengenai citra diri Indra di mata followers. Adanya penggunaan kata-kata yang kurang baik dalam meng-update status di twitter menjadi suatu penilaian dari followers kepada Indra sebagai micro-celebrity yang menguatkan karakternya. Dalam menghadapi hambatan-hambatan yang ada Indra juga melihat dari orang-orang yang sukses dibidangnya. Sehingga dirinya tetap percaya diri untuk tetap mengeksistensikan diri melalui twitter tanpa harus merasa takut dengan kendala yang berada di depannya.
Tidak tersedia versi lain