CD-ROM
Internalisasi Budaya Perusahaan Pada Karyawan Kantor Penerbit Kanisiua Pemasaran Surabaya (Studi Kasus Dalam Kegiatan "Broefing" Pada Kantor Pemasaran Surabaya)
Dalam mengembangkan sistem pemasaran yang baik, tidak hanya diperlukan
produk – produk yang baik pula. Namun, juga dibutuhkan karyawan yang berkompeten
dibidangnya. Dalam hal ini adanya internalisasi budaya perusahaan sangatlah perlu.
Internalisasi ini dilakukan oleh perusahaan khusunya oleh pimpinan terhadap
karyawannya. Mengetahui misi dan filosofi perusahaan merupakan elemen penting dalam
membantu dan menciptakan budaya perusahaan. Internalisasi perusahaan diharapkan
dapat menjadi penghayatan terhadap suatu nilai sehingga menjadikan suatu keyakinan
dan kesadaran akan kebenaran suatu nilai perusahaan yang diwujudkan dalam sikap serta
perilaku karyawan
Budaya organisasi perusahaan dapat membantu penerapan manajemen seorang
karyawan. Budaya perusahaan menjadikan karyawan semakin dapat memahami apa
filosofi serta karakteristik inti tentang bagaimana melakukan sesuati dalam suatu
organisasi. Karakteristik budaya perusahaan yang sangat menonjol jika internalisasi itu
dapat terwujud adanya perubahan sikap yang di alami oleh karyawan. Internalisasi
tersebut dapat bermanfaat bagi karyawan khusunya dan bagi organisasi pada umumnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai bagaiman internalisasi budaya
perusahaan pada karyawan kantor Kanisisus Surabaya. Diharapkan dengan adanya
penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang nyata baik secara teoritis yakni hasil
kajian Ilmu Komunikasi untuk melakukan penelitian yang lebih fokus. Sedangkan secara
praktis diharapkan dapat memberikan pengetahuan atau referensi bagi peneliti lain yang
ingin mengkaji dalam topic yang sama.
Perspektif penulisan ini adalah Deskriptif – Kualitatif. Data dikumpulkan melalui
wawancara dalam, observasi dan dokumntasi. Sedangkan analisis data menggunkan
teknik model alternatif. Lokasi objek penelitian ini berada di Jalan Raya R ungkut
5 Blok H – 1 Ruko Rungkut Megah Raya Surabaya.
Hasil penelitiana ini menunjukkan bahwa : Internalisasi yang dilakukan oleh
pimpinan dalam kegiatan briefing, hanya dijadikan kegiatan rutinitas saja, komunikasi
yang dilakukan oleh pimpinan belum sepenuhnya dapat berjalan efektif. Menjadi seperti
yang diharapkan oleh perusahaan sangatlah mustahil namun dengan adanya kemauan
yang tinggi karyawan dapat menjadi seperti apa yang diharpkan oleh perusahaan. Saran
bagi perusahaan diharapkan kegiatan internalisasi ini tidaka hanya dilakukan dalam
kegiatan briefing pagi saja, namun dilakukan secara tatap muka. Berkomunikasi secara
efektif kepada karyawan dapat menjadikan kemudahan dalam membentuk internalisasi
perusahaan dapat masuk kedalam sikap karyawan.
Tidak tersedia versi lain