CD-ROM
Representasi Paduan Sensualitas dan Konsumtifisme Pada Rubrik Seks Majalah Kosmopolit Indonesia
Majalah merupakan suatu produk budaya. Melalui rubric seks
Cosmopolitan Indonesia yang ditujukan kepada perempuan,dengan menampilkan
tanda atau symbol ini mampu memberikan ketertarikan kepada pembaca. Melalui
tanda tersebut majalah Cosmopolitan yang memang ditujukan untuk perempuan
modern dan dengan segmentasi perempuan kelas atas menghadirkan tanda atas
produk yang mampu memberikan keuntungan bagi pihak komoditas sehingga
media Cosmopolitan menjadi media yang menarik untuk mereka memasang
produk tersebut. Dengan pemasangan produk memungkinkan untuk perempuan
dapat terekomendasi sehingga mampu memunculkan gaya hidup konsumtif.
Selain itu dapat dilihat juga bagaimana motif Cosmopolitan melalui peran
perempuan yang ditampilkan bahwa ada kekuasaan ekonomi dan juga budaya
sebagai latar belakang yang mempengaruhi.
Untuk mengetahui bagaiamanakah paduan sensualitas dan
konsumtifisme direpresentasikan di rubric special sex majalah Cosmopolitan
Indonesia. Dan dalam penelitian ini menggunakan paradigma kritis dengan
menganalisa penelitian yang selanjutnya mengkritisi makna yang terkandung
daldam tanda visual dengan menggunakan semiotika Roland Barthes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui upaya pendayagunaan
terhadap apa yang perempuan miliki melewati proses yang kerap tampil pada
artikel, tidak menutup kemungkinan untuk perempuan sebagai upaya peningkatan
sensualitasnya diterpa oleh beberapa produk yang semakin menyempurnakan
kondisi tampilan perempuan terhadap objek laki-laki. Maka kondisi yang
dimunculkan dalam hasil penelitian ini yaitu perilaku konsumtif, yang berperan
besar terhadap upaya mempengaruhi perempuan mengejar kepuasan dirinya
sendiri maupun kepuasan untuk dapat menyenangkan laki-laki atas barang-barang
kecantikan dan barang-barang untuk menunjang penampilan. Melalui proses
perempuan yang seolah pengejar kenikmatan tersebut dengan adanya produk
budaya Cosmopolitan, maka membawa dampak kenaikan oplah majalah
Cosmopolitan karena perempuan yang telah terbius oleh beauty minded ini akan
mengejar tiap edisi Cosmopolitan agar mendapatkan informasi yang terupdate
seputar kecantikan yang membuat dirinya kian makin menawan dan kondisi
keuntungan besar bagi pihak komoditi, selain itu produk yang ditampilkan dalam
majalah otomatis mendapat image produk yang meningkat dikarenakan segmen
majalah Cosmo adalah perempuan high class.
Tidak tersedia versi lain