CD-ROM
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja (Studi Pada Karyawan Bagian Distribusi PT. PLN (Persero) APJ Malang
Stres kerja mempunyai posisi yang penting dalam kaitannya dengan kinerja karyawan. Selain dipengaruhi oleh faktor – faktor yang ada dalam diri individu, stres juga dipengaruhi oleh faktor dari organisasi dan lingkungan. Pemahaman akan sumber-sumber dan penyebab stres di lingkungan pekerjaan disertai pemahaman terhadap penanggulangannya adalah penting baik para karyawan maupun eksekutif untuk kelangsungan organisasi yang sehat dan efektif. Dalam jangka pendek, stres yang dibiarkan begitu saja tanpa penanganan yang serius dari pihak perusahaan membuat karyawan menjadi tertekan, tidak termotivasi, dan frustasi menyebabkan karyawan bekerja tidak optimal sehingga kinerjanya pun juga akan terganggu. Dalam jangka panjang, karyawan yang tidak dapat menahan stres kerja maka ia tidak mampu lagi bekerja di perusahaan. Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh signifikan stres kerja yang terdiri atas faktor lingkungan, faktor organisasi, dan faktor individu secara simultan, secara parsial, dan faktor mana yang paling berpengaruh dominan terhadap kinerja
Tujuan penelitian digunakan untuk mengetahui pengaruh faktor stres kerja yang terdiri atas faktor lingkungan, faktor organisasi, dan faktor individu secara simultan, secara parsial, dan faktor mana yang dominan terhadap kinerja karyawan Bagian Distribusi PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Malang. Manfaat penelitian ini adalah dapat memberikan kontribusi akademis bagi pengembangan konsep teori pengembangan SDM dan sebagai sumbangan pemikiran bagi perusahaan agar dapat dipergunakan sebagai dasar bahan pertimbangan dalam menangani stres kerja yang dialami oleh karyawan
“Stres kerja sebagai perasaan tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan”. (Mangkunegara, 2002:157). Dikatakan lebih lanjut bahwa ”stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungan, yang akhirnya mengganggu pelaksanaan tugas-tugasnya, berarti mengganggu prestasi kerjanya.” ( Susilo,2000:146).
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey menggunakan analisis regresi linier berganda, uji F, dan uji T. Dalam penelitian ini mengambil objek penelitian pada karyawan Bagian Distribusi PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Malang yang beralamat di Jl. Basuki Rahmat No. 100 Malang. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan karyawan PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Malang Bagian Distribusi yang berjumlah sebanyak 40 karyawan. Sampel yang digunakan adalah teknik sampel random sampling menurut pendapat Slovin yang hasilnya sejumlah 30 responden.
Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab stres kerja yang terdiri dari faktor lingkungan (X1), faktor organisasi (X2) serta faktor individu (X3) secara bersama – sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) di Bagian Distribusi PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Malang. Sedangkan faktor lingkungan (X1) dan faktor individu (X3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) di Bagian Distribusi PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Malang. Adapun faktor individu (X3) merupakan variabel atau faktor yang berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan
Tidak tersedia versi lain