CD-ROM
Beton Rumah Lingkungan (Green Concrete) Dengan Subtitusi Parsial Batu Apung Sebagai Semen dan Kaca Sebagai Pasir)
Beton merupakan salah satu bahan yang terbuat dari semen, batu pecah, pasir dan air. Material beton telah banyak dipakai pada struktur bangunan yang bersifat struktural atau non struktural. Namun pada material semen dan pasir mendapatkan perhatian khusus dari sejumlah pemerhati dan pakar lingkungan hidup. Karena produksi semen menghasilkan gas CO2 yang dilepaskan ke atmosfer dan eksploitasi pasir yang terus menerus untuk memenuhi kebutuhan pasir dapat mengakibatkan polusi udara dan rusaknya ekosistem alam sekitar. Untuk menciptakan beton yang ramah lingkungan (green concrete), penggunaan semen dan pasir sebagai pembentuk beton perlu dimodifikasi. Salah satu caranya dengan menggunakan batu apung sebagai pengganti sebagian semen dan kaca sebagai pengganti sebagian pasir.
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi Prosentase substitusi parsial batu apung sebagai semen dan kaca sebagai pasir yang digunakan pada beton dengan Prosentase 0%, 10%, 20% dan 40%. Sedangkan variabel terikatnya adalah kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur. Dalam penelitian ini menggunakan sampel pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah berbentuk silinder berukuran (150 mm x 300 mm) dan untuk Sampel pengujian kuat lentur berbentuk balok berukuran 100x150x1000 mm.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa beton dengan batu apung sebagai substitusi parsial semen dan kaca sebagai pasir pada umur 28 hari dengan prosentase 10%, 20% dan 40% memiliki nilai kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur masih lebih kecil dibandingkan dengan beton normal (prosentase 0%).
Tidak tersedia versi lain