CD-ROM
Anlisis perhitungan laba rugi pada suasana collection Malng : tinjauan atas metode konvensional dengan metode just in time (CD)
Salah satu hal yang penting untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan target perusahaan, yaitu dengan penggunaan proses produksi yang tepat dan cepat sehingga perusahaan dapat memperoleh laba yang maksimal dalam kurun waktu proses yang efektif serta mengurangi pemborosan-pemborosan sehingga kualitas dan kuantitas produk dapat tercapai serta akan menghemat biaya produksi. Untuk menghasilkan profitabilitas, perusahaan harus mampu untuk mengelola dengan baik faktor-faktor produksi, yaitu meliputi manusia, mesin, material dan metode. Pengelolaan faktor-faktor produksi tersebut secara bersamaan membutuhkan suatu sistem produksi yang baik agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Dalam mencapai tujuan tersebut, maka perusahaan menerapkan sistem produksi just in time atau sistem tepat waktu untuk menghilangkan berbagai pemborosan dan mempercepat waktu kerja agar dapat menghasilkan profit yang maksimal pada akhirnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan laba rugi metode konvensional dengan metode just in time agar dapat meningkatkan laba perusahaan. Dalam menganalisis data agar dapat lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan, maka digunakan tahap-tahap analisis sebagai berikut : menganalisis penghitungan laba rugi dengan metode konvensional, menganalisis penghitungan laba rugi dengan metode just in time, dan membandingkan hasil antara metode konvensional dan metode just in time yang paling menguntungkan bagi perusahaan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara metode konvensional dengan metode just in time, dimana laba kotor just in time lebih menguntungkan dibandingkan dengan metode konvensional. Ada selisih laba kotor yang sangat signifikan, hal ini dikarenakan sistem penentuan harga pokok konvensional menyediakan laporan yang menunjukkan profitabilitas produk sedangkan sistem JIT menunjukkan adanya efisiensi karena JIT dapat mengubah beberapa jenis biaya misalnya biaya tenaga kerja langsung menjadi biaya tetap langsung. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara metode konvensional dengan metode just in time. Hasil penelitian ini konsisten dengan teori tentang kandungan JIT dan penelitian yang dilakukan oleh Arisanti (2006), hasil penelitian ini juga mendukung penelitian yang dilakukan oleh Ningrum (2010) yang menyatakan bahwa dengan menggunakan sistem produksi Just-In-Time, maka akan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan, apabila biaya dan waktu dapat diminimalisasikan, maka produktivitas perusahaan akan dapat ditingkatkan, kualitas produk juga meningkatkan, beserta kemampuan labanya.
Tidak tersedia versi lain