CD-ROM
Peran media sosial Arema Indonesia dalam membentuk citra positif klub di mata Aremania (CD)
Stenly Rehardson Christoffel, NPK 08330016, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Merdeka Malang, melakukan penelitian dengan judul, “Peran Media Sosial Arema Indonesia Dalam Membentuk Citra Positif Klub Di Mata Aremania”, Dosen pembimbing I Rochmad Effendy dan Pembimbing II Ana Mariani.
Yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah ketertarikan peneliti terhadap bagaimana sumbangsih atau peran media sosial untuk membentuk citra positif klub sepakbola Arema Indonesia di mata Aremania dengan fasilitas media online. Budaya Aremania yang saat ini telah mengikuti perkembangan jaman dan teknologi yang ada, dengan terlibat aktif di jejaring sosial. Baik untuk aktualisasi diri, sharing informasi, bersosialisasi atau bahkan berbisnis. Hubungan yang terbentuk antara organisasi dengan publik juga menarik ketika pesan yang disampaikan dapat membantu pandangan Aremania dan publik yang sempat buruk terhadap klub Arema Indonesia. Konsep Cyber Public Relation dan Cybercommunity ketika menyampaikan pesan melalui media sosial yang ada apakah mempengaruhi Aremania, sehingga tujuan organisasi yaitu pemulihan citra klub Arema Indonesia menjadi lebih baik dan positif tercapai.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar media sosial klub Arema Indonesia di twitter dan facebook fanspage yang ada, untuk membentuk citra positif klub Arema Indonesia di mata Aremania. Penelitian kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya dengan pengumpulan data yang mendalam. Pendekatan analisis yang digunakan yaitu memberikan gambaran penyampaian pesan dari admin akun media sosial dan secara mendalam menganalisis dengan data diperoleh dari narasumber yang berkaitan yaitu Aremania.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Aremania telah banyak yang menguasai dan menggunakan jejaring sosial. Terlebih Aremania telah aktif berpartisipasi di akun media sosial Arema Indonesia, dengan tujuan memperoleh informasi yang paling utama. Sedangkan berkomunikasi, bersosialisasi dengan sesama Aremania merupakan keuntungan yang lainnya. Proses aktualisasi diri yang dilakukan Aremania sudah sepantasnya terbalas dari pihak klub dengan mengadakan komunikasi dua arah dengan mereka, walaupun hanya melalui media sosial. Melalui akun media sosial tersebut juga ditunjukkan usaha yang dilakukan manajemen dalam menarik kembali dukungan Aremania sehingga terkesan mempunyai citra positif di mata pendukungnya. Dan penilaian Arema mengenai citra klub telah berubah menjadi positif karena kerja keras manajemen terekam di media sosial yang dimiliki Arema Indonesia.
Tidak tersedia versi lain