CD-ROM
Pengaruh Komunikasi Dalam Kelompok TerhadapPembentkan Konsep Diri Positif Anggota Komunitas Sepeda Fixie Malang
Keberadaan sepeda fixie yang semakin digemari oleh masyarakat luas, membuat banyak orang memakainya, terutama di kalangan kaum muda. Banyak para anak memakainya karena bentuknya yang praktis, warnanya dan banyak yang memakainya karena prestise, karena sepeda fixie dapat digunakan sebagai fashion anak muda. Secara Harafiah sepeda Fixie atau yang sering disebut sebagai single gear bike mungkin dapat didefenisikan atau diartikan sebagai sebuah sepeda yang boleh dibilang sangat minimalis, dengan rangka (frame) dan ban yang beraneka warna (seperti Pelangi), setang pendek, serta tidak banyak memiliki kabel-kabel sebagai pengatur tali rem dan tali gear. Komunikasi yang dilakukan komunitas sepeda fixie Kota Malang membicarakan bagaimana merakit sendiri sepeda, atau mengadakan touring atau atraksi sepeda fixie yang dipunyai komunitas. Pembicarakan yang sering dilakukan mengenai sepeda fixie susah didapatkan di toko-toko sepeda biasanyal dari situlah banyak komunikasi yang dilakukan bagaimana memiliki sepeda tersebut dengan merakitnya sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah :Untuk mengetahui pengaruh komunikasi dalam kelompok terhadap pembentukan konsep diri anggota komunitas sepeda fixie Malang.
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif yang digunakan untuk menuntun peneliti menemukan masalah penelitian, menemukan hipotesis, menemukan konsep-konsep, menemukan metodologi, dan menemukan alat-alat analisis data. Teknik analisis data yang digunakan : uji t.
Dari hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh komunikasi dalam kelompok secara parsial berpengaruh terhadap pembentukan konsep diri komunitas sepeda fixie. Komunikasi dalam kelompok terlihat dari : jika dalam suatu kelompok mempunyai hubungan baik dengan sesama anggota komunitas sepeda fixie. Dengan hubungan baik akan menimbulkan persaudaraan sesama anggota komunitas.
Tidak tersedia versi lain