CD-ROM
Upaya pemerintah dalam memberdayakan masyarakat nelayan (studi kasus upaya Dinas kelautan dan perikanan Kab. Merauke...) (CD)
ABSTRAK
ALFREDO MICHANOL RAHAILYAAN, NPK 06310013 Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. “ UPAYA PEMERINTAH DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT NELAYAN “, dosen pembimbing I Prof. Dr. H. Budi Siswanto M.Si, dan Pembimbing II Drs. H. Bambang Noosetya,M. Si
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki 17.000 pulau dan garis pantai sepanjang 81.000 kilometer. Luas wilayah laut kita, termasuk dalam Zona Eksklusif mencapai 5,8 kilometer persegi atau sekitar tiga per empat dari luas keseluruhan wilayah Indonesia. Di dalam lautan yang maha luas itu terkandung berbagai jenis sumber daya alam yang sangat berpotensi bagi negara ini. Ada berjuta-juta jenis ikan, kerang-kerangan, rumput laut, udang, kepiting, hewan-hewan laut dan lain sebagainya, yang mana ini merupakan salah satu dari kekayaan alam negara ini. Potensi yang demikian juga di miliki oleh Kabupaten Merauke Khususnya Kampung Payum. Tetapi dengan kekayaan sumber daya laut yang begitu luas, masyarakat kita khususnya masyarakat nelayan masih hidup dibawa garis Kemiskinan. Untuk menanggulagi hal tersebut maka pemerintah harus MENGUPAYALKAN BAGAIMANA MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT NELAYAN DENGAN SEGALA POTENSI YANG DIMILIKI AGAR DAPAT HIDP MANDIRI DAN SEJATERAH.
Penelitian ini bertujuan agar kita dapat mendeskripsikan dan menganalisis upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat nelayan dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat nelayan sekaligus mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat nelayan, didalam peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu Tujuan dari penelitian ini adalah secara implikasi teoritis, Sebagai sarana mengaplikasikan teori yang sudah didapatkan di bangku kuliah Sedangkan implikasi Praktisnya adalah Dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah kabupaten Merauke dalam upaya khususnya bagi pemberdayaan masyarakat nelayan di kampung Payum.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan) analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan pada makna dari pada generalisasi. Adapun tempat berlangsungnya penelitian ini adalah di KAMPUNG PAYUM Kecamatan Merauke Kabupaten Merauke Papua. Selain itu yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah, Untuk populasi peneliti menggunakan tiga orang Tiga orang aparatur Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Merauke, Dua Orang perangkat Kampung Payum sedangkan untuk sampel peneliti menggunakan sepeluh orang masyarakat nelayan di kampung Payum
Tidak tersedia versi lain