CD-ROM
Karakteristik kepemimpinan dalam memperkokoh nilai ke PMII-an dan solidaritas organisasi (studi tentang karekteristik kepemimpinan di PMII Kota Malang) (CD)
ABSTRAKSI
Penulis adalah Jamaluddin. Dengan judul, Karakteristik Kepemimpinan Dalam Memperkokoh Nilai-Nilai Ke PMII-An Dan Solitas Organisasi (Studi Tentang Karakteristik Kepemimpinan di PMII Kota Malang). Dosen Pembimbing I Drs. H. Bambang Norsetia, M.Si. Dosen pembimbing II Drs.Budhy Prianto, M.S.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi pengkaderan dan organisasi non provit, artinya orang-orang yang terlibat di dalamnya tidak di bayar. PMII di kampus merupakan salah satu organisasi ekstra kampus. Sebagai organisasi non provit tentunya tidak mudah menjalankan roda organisasi, maka dari itu membutuhkan seorang pemimpin yang benar-benar berpengaruh dan di segani oleh seluruh kadernya sehingga dapat menjaga soliditas organisasi. Oleh karena itu perlu seorang pemimpin yang karismatik dan memiliki karakter demokratis, otoriter bahkan seorang pemimpin yang bisa membunuh struktur sosialnya, memposisikan dirinya sama dengan bawahannya. Selain itu sebagai seorang pemimpin PMII, harus mampu menjiwai atau menginternalisasikan nilai-nilai pergerakan, ASWAJA/ke PMII an, agar menjadi pemimpin yang relijius. Dengan begitu organisasi yang dipimpinnya akan solid dan dinamis, bahkan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: pertama, Untuk mengetahui dan mendeskripsikan karakteristik kepemimpinan dalam PMII Cabang Kota Malang. Kedua, Untuk mengetahui dan mendeskripsikan organisasi (PMII) Kota Malang dalam pencapaian program kerja. Ketiga, Dapat mendeskripsikan dan mengetahui problem solving PMII Cabang Kota Malang dalam mennyelesaikan masalah organisasi, baik internal maupun eksternal.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metodologi penelitian jenis deskriptif kualitatif. Fokus dari penelitian ini adalah: Karakteristik kepemimpinan PMII Cabang Kota Malang dilihat dari peran pemimpinnya dalam hal: pengembangkan team work, pengambilan keputusan. Dan keberhasilan program kerja selama satu periode kepengurusan dapat dilihat dari proses awal sampai akhir kepengususan diantara yakni: proses penyusunan program kerja, tahap pelaksanaannya, evaluasi dan penempatan SDM dalam struktur kepengurusan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dalam organisasi non profit atau PMII adalah pemimpin yang mampu menempatkan dirinya sesuai dengan konteks permasalahan yang dihadapi, kapan waktunya demokratis dan kapan waktunya bertindak otoriter terhadap pengurusnya. Sedangkan untuk mensolidkan kepengurusan harus menggunakan berbagai macam pendekatan, bisa dengan pendekatan struktural, kultural bahkan pendekatan konflik yang paling penting adalah improvisasi dalam bertindak.
Tidak tersedia versi lain