CD-ROM
Representasi kiamat pada film hollywood (analisis semiotika model roland barthes pada film 2012) (CD)
ABSTRAKSI
Penelitian ini dilaksanakan oleh Ria Luluk Rahayu, mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik program komunikasi tahun angkatan 2006 dengan NPK 06330140. Judul dari penelitian ini adalah “REPRESENTASI KIAMAT PADA FILM HOLLYWOOD (Analisis Semiotika Model Roland Barthes Pada Film 2012) dengan Dosen Pembimbing I Drs. Dodot Sapto Adi, M.Si dan Dosen Pembimbing II Drs. Imam Patkuroji, M.Ag.
Dalam konteks perfilman, seorang sutradara mampu menciptakan dunia sesuai dengan yang dia inginkan. Seorang sutradara adalah dewa, sesosok Tuhan yang bersenjatakan naskah sebagai dunia tempat cerita tercipta. Konsep kiamat selama ini hanya dimiliki oleh tuhan, yang diturunkan kepada manusia melalui kitab suci dan dogma agama. Kiamat merupakan bencana maha besar yang tidak dapat dihindari oleh setiap umat manusia. Pendefinisian kiamat yang selama ini digambar melalui imajinasi kitab suci, belum pernah dituangkan dalam bentuk audio visual. Munculnya film 2012 yang mengusung tema kiamat ini diharapkan dapat membuat angan-angan umat manusia yang selama ini masih kabur akan konsep kiamat menjadi semakin jelas. Film 2012 yang menceritakan tentang akhir dari kehidupan di muka bumi mendapat sambutan yang sensasional dari segenap masyarakat. Segenap khalayak berbondong-bondong ingin mengetahui seperti apakah kisah dari film 2012. Sebagian khalayak lainnya berusaha untuk menebak bagaimana penggambaran kiamat seharunya terjadi, dan sebagian sisanya mencoba mengaitkan isu kiamat 2012 dengan akal pikiran mereka sendiri.
Sebagaimana prinsip ilmu komunikasi massa yang memberikan informasi kepada masyarakat luas, film ini mendapat respon yang luar biasa pada awal masa tayangnya Setiap penggambaran dan kisah yang diberikan oleh sutradara memiliki makna dan pesan yang berbeda tergantung dari sudut pandang apa masyarakat melihatnya. Oleh karena itu, peneliti mencoba untuk membedah seperti apakah film kiamat 2012 dengan bantuan analisis semiotika Barthes. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana film 2012 direpresentasikan melalui penggambaran bencana yang ada dalam rangkaian film tersebut. Selain itu, peneliti juga mencoba mencari apakah ada simbol-simbol ideologi lain yang tersembunyi didalam film 2012 tersebut.
Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa teori kultivasi memiliki pengaruh terhadap tingkat antusiasme masyarakat. Pada saat disuguhi dengan konteks kiamat, masyarakat langsung memahami arti dari kata tersebut. Film 2012 mengaku mampu menggambarkan proses terjadinya kiamat dan masyarakat seakan dipaksa untuk membuktikan apakah film tersebut memang benar-benar bisa menggambarkan kejadian kiamat.
Tidak tersedia versi lain