CD-ROM
Analisis penilaian konsumen terhadap ekuitas merek rokok Sampoerna (CD)
ABSTRAKSI
Denzy Chyntia Oktavina, 06320001, Wahyu Wiyani sebagai pembimbing I, Rooswidjajani sebagai pembimbing II, Analisis Penilaian Konsumen Terhadap Ekuitas Merek Rokok Sampoerna (Studi Pada Konsumen Rokok Sampoerna di Desa Waturejo Ngantang).
Dunia industri rokok di Indonesia telah berkembang dengan pesat, menyebabkan persaingan yang semakin ketat. Banyaknya pilihan produk yang tersedia membuat konsumen cenderung menjatuhkan pilihan sesuai dengan persepsi konsumen terhadap merek-merek tertentu yang menjadi favorit konsumen. Salah satu rokok yang kini banyak diminati adalah Rokok Sampoerna, dengan pertimbangan bahwa produk tersebut merupakan pemimpin pasar dengan ekuitas merek terkuat di Indonesia. Ekuitas merek adalah pandangan konsumen secara individu terhadap suatu merek yang dikenal baik dalam ingatannya. Perusahaan yang menyadari ekuitas merek mempunyai kemampuan dalam mempertahankan nama mereknya sehingga akan memperoleh keuntungan dalam jangka waktu panjang. Hal ini disebabkan banyaknya sebutan nama merek yang ada di pasaran yang masing-masing merek menonjolkan keistimewaannya melalui pengorbitan iklan-iklan di berbagai media.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian konsumen di Daerah Desa Waturejo Ngantang terhadap ekuitas merek Rokok Sampoerna. Adapun manfaat penelitian ini adalah untuk menerapkan teori yang telah diperoleh selama belajar di perguruan tinggi ke dalam situasi nyata terutama pengetahuan tentang ekuitas merek produk, sebagai tambahan pengetahuan dan referensi untuk masalah-masalah yang serupa baik secara teori maupun praktis serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan khususnya dalam menyusun strategi pemasaran.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Desa Waturejo Ngantang yang mengkonsumsi Rokok Sampoerna. Dalam penelitian ini, jumlah populasi tidak diketahui dengan pasti, berapa jumlah konsumen Desa Waturejo Ngantang yang mengkonsumsi Rokok Sampoerna. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah mean aritmatika.
Hasil analisis mean aritmatika diketahui bahwa rata-rata penilaian konsumen terhadap konsep loyalitas rokok merek Sampoerna adalah sebesar 7,083 sehingga dikategorikan baik, artinya konsumen sangat setia terhadap rokok merek Sampoerna. Penilaian konsumen terhadap konsep kepedulian merek adalah sebesar 3,8, yang dapat dikategorikan baik, artinya konsumen sudah mengenali atau mengingat merek tersebut. Rata-rata penilaian konsumen terhadap konsep kualitas persepsi adalah sebesar 3,67 yang dalam hal ini dapat dikategorikan baik, dalam arti bahwa konsumen yakin jika rokok merek ini dapat berfungsi dengan baik dalam hal kualitas. Penilaian konsumen terhadap konsep asosiasi merek adalah sebesar 3,625 dikategorikan baik, artinya konsumen yakin apabila asosiasi merek yang menjadi tambahan terhadap kesan kualitas mampu mendapat penilaian positif pribadi konsumen sedangkan rata-rata penilaian konsumen terhadap konsep aset-aset merek lainnya dengan hasil sebesar 2,97, hal ini dikatakan dalam kategori biasa, artinya keyakinan konsumen terhadap merek rokok Sampoerna adalah biasa saja.
Tidak tersedia versi lain