CD-ROM
Mitos Humanisme dalam lagu one love one heart karya Bob Marley (analisis semiotika roland barthes) (CD)
ABSTRAKSI
Penelitian dengan topik analisis semiotika pada lagu One Love, One Heart adalah sebuah karya yang dibuat oleh Sylvinus Jowi Pedor sebagai bagian dari persyaratan kelulusan dalam menempuh kuliah di Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang. Sehingga dengan bimbingan dari para dosen pembimbing, Ana Mariani dan Christiana Sahertian maka penelitian yang diberi judul “Mitos Humanisme Dalam Lagu One Love One Heart Karya Bob Marley (Analisis Semiotika Roland Barthes) dapat diselesaikan.
Berbicara tentang mitos, seperti yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah sebagai sebuah pembuktikan dan pembenaran terhadap nilai-nilai dominan yang berlaku dalam satu periode tertentu. Prinsip dalam ilmu komunikasi mengatakan bahwa setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi. Hal ini menjadi acuan bagi peneliti dalam melakukan penelitian ini. Karya Bob Marley layak dikaji karena mampu menggugah kesadaran kelas masyarakat yang tertindas. Kesadaran itu yang ia tanamkan sebagai ideologi dalam karya-karyanya.
Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bagaimana mitos humanisme terdapat dalam karya Bob Marley pada lagunya yang berjudul One Love One Heart. Kita bisa menganalisis dan mengetahui representasi pesan yang disajikan dalam bentuk mitos. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pada perkembangan dan pendalaman studi ilmu komunikasi khususnya mengenai pesan sebagai salah satu unsur atau komponen komunikasi. Serta mampu mengkaji dan belajar lebih dalam tentang kajian semiotika Roland Barthes dalam proses pemaknaan terhadap tanda dan pesan. Bagi pemerintah atau swasta, dan masyarakat untuk ikut mencermati permasalahan seperti masalah-masalah sosial yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat. Terkhususnya perhatian terhadap penghargaan kepada hak-hak asasi manusia dan kebebasan manusia sebagai makhluk yang berakal budi.
Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kritis berjenis deskriptif. Pada riset berjenis deskriptif data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Riset ini bertujuan membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta-fakta dan sifat objek tertentu. menggunakan metode semiologi Roland Barthes dan dikaitkan dengan model komunikasi massa Harold Lasswel. Metode semiotika pada dasarnya bersifat kritis - interpretatif (interpretation). Peneliti juga menemukan model Dedy-Barthes sebagai bentuk analisis mitos pada media komunikasi massa. Analisis lagu One Love One Heart dimulai dari lirik, simbol-simbol, pemilihan kata yang digunakan dalam lagu tersebut. Metode dokumentasi/dokumenter sebagai sebuah metode pengumpulan data. Hal ini disebabkan karena penelitian ini juga termasuk riset historis artinya bertujuan menggali data-data masa lampau secara sistematis dan objektif.
Akhirnya dapat disimpulkan bahwa Bob Marley menanamkan ideologi rastafari untuk menggugah kesadaran kelas masyarakat dunia ketika dalam setiap karyanya. Mitos humanisme terdapat dalam lagunya yang diteliti, bisa dicermati dari teks lagunya maupun konteks kesejarahan yang melatari terciptanya karyanya tersebut.
Tidak tersedia versi lain